Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca esok hari, Jumat, 23 Mei 2025, akan didominasi hujan ringan hingga lebat di berbagai wilayah Indonesia, disertai potensi cuaca ekstrem seperti angin kencang dan gelombang tinggi di sejumlah perairan.
BMKG melaporkan adanya sirkulasi siklonik di Laut Jawa, Laut Sulawesi, dan Laut Seram yang membentuk daerah konvergensi memanjang dari Kalimantan Selatan hingga Laut Jawa bagian timur, serta di wilayah lain seperti perairan barat Aceh, Selat Malaka, Samudra Hindia barat Lampung, hingga pesisir Papua Selatan.
Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi dan sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat dan cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai di sebagian besar wilayah:
BMKG juga memperingatkan adanya peningkatan kecepatan angin permukaan hingga lebih dari 25 knot diprediksi terjadi di Aceh, Samudra Hindia Selatan NTT, perairan utara Australia, Teluk Karpentaria, dan Laut Karang.
Gelombang tinggi 2,5–4 meter diprediksi terjadi di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung dan selatan Pulau Jawa. Waspadai pula potensi banjir rob di pesisir:
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau update prakiraan cuaca setiap tiga jam melalui aplikasi Info BMKG atau website resmi www.bmkg.go.id guna mendapatkan informasi terkini dan spesifik di wilayah masing-masing.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklontropis dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terdapat 25 dari 27 wilayah yang akan diguyur hujan dari pagi hingga malam hari.
BMKG merilis prakiraan cuaca untuk Sabtu, 30 Agustus 2025. Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat.
Untuk kota-kota besar di Indonesia, akan mengalami potensi berawan, berawan tebal, cerah berawan, hujan ringan, hujan sedang, hingga hujan disertai petir.
Tetapi, dari 27 wilayah Jawa Barat hanya ada dua wilayah yang diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi pada siang hari.
Sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia Barat Daya sumatra yang membentuk daerah perlambatan Kecepatan angin atau konvergensi di Samudra Hindia Barat Daya bengkulu.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
BMKG merilis peringatan dini cuaca Jakarta Senin, 12 Januari 2026. Waspada potensi hujan petir dan angin kencang di Jaksel dan Jaktim.
Kondisi ini membentuk daerah konvergensi serta memicu peningkatan kecepatan angin atau low level jet di Samudra Hindia barat laut Aceh hingga dari Maluku Tenggara
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Selain hujan lebat, BMKG memberi peringatan dini angin kencang di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, serta Kalimantan Barat.
Perlu diwaspadai hujan petir di Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved