Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Sabtu, 27 September 2025.
Berikut daftar prakiraan cuaca yang dirilis oleh BMKG:
Siklontropis bualau yang terpantau di Laut Cina Selatan dengan pergerakan ke arah barat-barat laut diperkirakan persisten berdasarkan kecepatan angin.
Siklontropis bualau ini mampu menginduksi peningkatan kecepatan angin permukaan di sekitarnya atau low level jet hingga mencapai 25 not di Laut Cina Selatan serta membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang memanjang di Kalimantan Timur.
Daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi lainnya terpantau memanjang di Selat Malaka, Riau, Bengkulu, Banten, Kalimantan Tengah, Selat Makassar, Maluku, dan dari Papua Selatan hingga Kepulauan Aru.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklontropis dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat yang perlu diwaspadai ditandai dengan simbol berwarna kuning.
Sementara itu, perlu ditingkatkan pula kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang ditandai dengan simbol berwarna jingga di Sulawesi Tengah dan Papua pegunungan
Waspada juga terhadap banjir rob yang berpotensi terjadi pada esok hari di beberapa wilayah pesisir Indonesia yaitu Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, dan Maluku.
Bagi Anda yang tinggal di Kota Semarang, Surabaya, Pangkalpinang, Yogyakarta, serta sekitarnya waspada terhadap suhu esok hari yang diprediksi berkisar antara 32 hingga 34 derajat Celcius.
Terutama bagi sobat yang sedang beraktivitas di luar ruangan agar selalu menjaga stabilitas cairan tubuh dan gunakan tabir surya.
Prakiraan cuaca ini merupakan gambaran umum dari berbagai wilayah. Untuk mendapatkan informasi cuaca yang lebih spesifik setiap jam, Anda dapat memantau di aplikasi InfoBMKG yang tersedia di App Store dan Play Store, atau kunjungi website resmi dan media sosial BMKG.
Sumber: Youtube BMKG
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG memprediksi cuaca Jakarta hari ini 20 Januari 2026 akan diguyur hujan ringan hingga sedang secara merata. Simak detail suhu dan kelembapannya.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini 19 Januari 2026. BMKG beri peringatan dini potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Isnawa mengatakan, kegiatan operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.
Kejadian cuaca ekstrem tersebut diakibatkan oleh kombinasi beberapa faktor, utamanya faktor regional yaitu keberadaan sirkulasi siklonik dan penguatan monsun dingin Asia.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved