Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGONSUMSI ayam tiren—yakni ayam yang mati bukan karena proses penyembelihan yang benar—dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius, termasuk keracunan makanan hingga kerusakan organ vital seperti ginjal dan hati. Para ahli kesehatan menegaskan bahwa daging ayam tiren sangat rentan terkontaminasi bakteri, virus, serta zat kimia berbahaya seperti formalin.
Baru-baru ini di Malang, Jawa Timur, seorang atlet binaraga mengaku rutin mengonsumsi ayam tiren demi menghemat biaya asupan protein. Meski dianggap solusi hemat, keputusan tersebut menuai kritik tajam dari dunia medis yang menilai praktik ini berbahaya, apalagi jika dilakukan dalam jangka panjang.
Ayam tiren adalah ayam yang mati sebelum disembelih, biasanya karena penyakit atau stres. Dagingnya cepat membusuk dan sering diberi formalin agar tampak segar di pasaran. Konsumsi ayam seperti ini bisa memicu berbagai gejala keracunan makanan, seperti:
Mual dan muntah
Diare
Demam
Nyeri perut
Konsumsi berulang dapat menyebabkan:
Kerusakan hati dan ginjal
Penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh
Peningkatan risiko kanker, terutama akibat senyawa karsinogenik dari zat pengawet
Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis adalah kelompok paling rentan. Bahkan dalam jumlah kecil, ayam tiren yang mengandung Salmonella atau E. coli dapat menyebabkan komplikasi serius.
Kenali tanda-tandanya:
Warna daging pucat atau kebiruan
Bau amis menyengat
Tekstur daging lembek
Kulit licin dan mengilap
Adanya bercak darah
Studi dari National Institute of Gastroenterology di Italia menunjukkan bahwa konsumsi daging ayam yang diproses secara tidak sehat bisa meningkatkan risiko kematian hingga 27%. Risiko kanker saluran cerna juga meningkat karena senyawa karsinogenik yang terbentuk saat pengolahan dengan bahan kimia berbahaya.
Beli ayam hanya dari penjual terpercaya
Pastikan kesegaran dan kebersihan daging
Hindari daging yang memiliki tanda-tanda mencurigakan
Dorong pemerintah untuk memperketat pengawasan di pasar tradisional (Alodokter, HelloSehat, National Institute of Gastroenterology/Z-10)
Penelitian terbaru terhadap 100.000 orang mengungkap konsumsi pengawet makanan olahan dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 47%. Simak penjelasannya.
Waspadai penyakit berbahaya dari tikus, mulai dari leptospirosis hingga RBF. Kenali penularan, gejala, dan langkah pertolongan pertama setelah gigitan tikus
Gigitan tikus sering kali dianggap remeh, padahal bisa menimbulkan penyakit serius yang berpotensi mengancam nyawa.
MEMASUKI musim hujan, kondisi udara yang lebih dingin dan tingkat kelembapan yang meningkat membawa risiko baru bagi kesehatan masyarakat.
Meski memberi bonus satu jam tidur, perubahan jam daylight saving time terbukti bisa meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan gangguan suasana hati.
Ceker ayam lezat tapi berisiko jika dikonsumsi berlebihan. Ketahui bahaya, kandungan, dan tips aman agar tetap sehat tanpa kehilangan kenikmatan.
Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP lanjutan dan mengambil sampel makanan serta air mineral dalam kasus penemuan tiga jenazah satu keluarga di Warakas, yang diduga keracunan makanan
Polisi menyebut tiga korban satu keluarga yang ditemukan tewas di kontrakan Warakas, Jakarta Utara, mengeluarkan busa dari mulut. Penyebab kematian masih diselidiki.
Polres Metro Jakarta Utara menyelidiki dugaan keracunan makanan yang menewaskan tiga penghuni kontrakan di Jalan Warakas. Polisi masih melakukan olah TKP.
Polisi mengevakuasi tiga jasad korban yang diduga keracunan makanan dari kontrakan di Jalan Warakas, Jakarta Utara, ke RS Polri Kramat Jati dan menunggu hasil uji penyebab kematian.
Seorang ibu dan dua anak ditemukan tewas di rumah kontrakan Jalan Warakas, Jakarta Utara. Polisi mengamankan bungkus makanan dan menyelidiki penyebab kematian.
Tiga anggota satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi menduga korban mengalami keracunan makanan dan masih menyelidiki kasus ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved