Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DETEKSI dini kanker payudara dan kanker serviks merupakan langkah strategis dalam mengurangi angka kematian akibat kedua jenis kanker yang paling umum menyerang perempuan di Indonesia.
Melalui program One Stop Service, layanan skrining seperti Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) kini tersedia di berbagai fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Berdasarkan data dari Global Cancer Observatory yang diterbitkan oleh Globocan 2020, Indonesia mengalami lebih dari 68.000 kasus kanker payudara dan lebih dari 36.000 kasus kanker serviks setiap tahunnya.
Kanker payudara menempati urutan pertama dalam jumlah kasus, sementara kanker serviks berada di posisi kedua. Angka yang tinggi ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat akan deteksi dini kanker.
Unit Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI menegaskan bahwa deteksi dini adalah kunci untuk memulai pengobatan secepat mungkin, sebelum kanker berkembang menjadi stadium lanjut yang lebih berbahaya.
Metode IVA dan SADANIS adalah cara pemeriksaan yang sederhana, efektif, dan dapat diakses secara gratis di puskesmas, rumah sakit pemerintah, serta posyandu yang telah dilatih.
Penyuluhan Kesehatan
Kegiatan sosialisasi mengenai kanker serviks dan kanker payudara bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya deteksi dini. Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Pelatihan Deteksi Dini
Pelatihan ini melibatkan demonstrasi dan praktik deteksi dini kanker serviks dan payudara. Masyarakat diajarkan untuk melakukan deteksi dini secara mandiri, yang dapat mencegah perkembangan kanker dan mengurangi risiko komplikasi lebih serius.
Pendidikan Kesehatan
Pendidikan kesehatan bertujuan memberikan arahan kepada masyarakat mengenai berbagai aspek kesehatan. Ini penting untuk memastikan masyarakat dapat menjaga dan memperbaiki kondisi kesehatan mereka secara seimbang.
Pemahaman Masyarakat
Pemahaman yang baik tentang kanker serviks dan payudara sangat penting untuk pencegahan penyakit ini. Pengetahuan yang baik akan mendorong perilaku pencegahan dan mendukung upaya deteksi dini.
Kesadaran Masyarakat
Meningkatnya pengetahuan akan diikuti dengan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan pencegahan kanker serviks serta kanker payudara. Namun, masih banyak perempuan yang belum melakukan deteksi dini kanker serviks.
Program deteksi dini didukung oleh kegiatan promosi kesehatan, pelatihan tenaga medis, serta pemberdayaan kader kesehatan masyarakat. Pemerintah menargetkan agar layanan skrining dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil, untuk memastikan setiap perempuan Indonesia memiliki akses setara terhadap layanan kesehatan preventif.
Kementerian Kesehatan RI mengimbau semua perempuan berusia 30–50 tahun, terutama yang telah menikah atau aktif secara seksual, untuk melakukan pemeriksaan rutin minimal satu kali setahun. Deteksi dini kanker tidak hanya menyelamatkan jiwa tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan mengurangi beban ekonomi akibat pengobatan kanker pada stadium lanjut. (Kementerian Kesehatan RI, Global Cancer Observatory, Sehat Negeriku/Z-10)
Ilmuwan temukan cara baru deteksi kanker serviks lewat darah menstruasi. Metode non-invasif ini tawarkan akurasi tinggi dan kenyamanan skrining dari rumah.
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
Kanker leher rahim tercatat sebagai kanker kedua terbanyak pada perempuan di Indonesia, dengan kondisi mayoritas pasien baru terdeteksi pada stadium lanjut.
Radioterapi merupakan satu dari tiga pilar utama terapi kanker, berdampingan dengan prosedur pembedahan dan terapi sistemik.
PT Bio Farma (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi HPV Massal untuk mencegah kanker serviks
Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
Berbeda dengan herediter, kanker familia terjadi bukan karena mutasi gen, melainkan karena anggota keluarga hidup dalam satu ekosistem yang sama.
Pasien sering datang dengan kondisi umum yang sudah menurun sehingga mempersulit proses tindakan dan pemulihan.
Kemajuan teknologi medis saat ini menawarkan tingkat kesembuhan yang tinggi, asalkan masyarakat memiliki keberanian untuk melakukan deteksi dini kanker.
Kanker leher rahim tercatat sebagai kanker kedua terbanyak pada perempuan di Indonesia, dengan kondisi mayoritas pasien baru terdeteksi pada stadium lanjut.
Patah tulang akibat osteoporosis bukan sekadar persoalan tulang rapuh, tetapi kerap disertai penyakit penyerta yang membuat penanganannya semakin kompleks.
“Cakupannya yang tahun lalu dilakukan di puskesmas dan sekolah, tahun ini kita mau lakukan di tempat kerja. Termasuk DPR RI,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved