Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
BUAH adalah bagian dari tanaman yang biasanya mengandung biji, dan berkembang dari bunga setelah proses penyerbukan.
Buah berfungsi sebagai alat reproduksi tumbuhan dan menjadi sumber makanan penting bagi manusia karena kaya akan vitamin, mineral, serat, dan air.
Buah kaya akan serat pangan. Kurangnya asupan serat dapat menyebabkan sembelit, sulit buang air besar, dan gangguan pencernaan lainnya.
Buah mengandung banyak vitamin C dan antioksidan yang penting untuk daya tahan tubuh. Kekurangannya membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit.
Buah membantu memperbaiki sel kulit dan melawan radikal bebas. Tanpa asupan buah, kulit jadi kusam, kering, dan lebih cepat menua.
Vitamin penting seperti A, C, K, dan folat banyak ditemukan dalam buah. Kurang buah = potensi defisiensi vitamin.
Buah membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Kekurangannya dapat memperbesar risiko penyakit jantung.
Enzim dan kandungan air dalam buah membantu sistem pencernaan. Kurang konsumsi buah bisa menyebabkan perut kembung, tidak nyaman, atau gangguan lambung.
Buah memberikan rasa kenyang alami dengan kalori rendah. Tanpanya, orang cenderung mengonsumsi camilan tinggi gula dan lemak.
Kekurangan vitamin dan antioksidan dari buah bisa membuat tubuh lemah, cepat lelah, dan kurang bertenaga.
Buah-buahan seperti wortel, pepaya, dan mangga mengandung vitamin A yang penting untuk mata. Kurangnya bisa memicu masalah penglihatan.
Kandungan vitamin B dan C dalam buah dapat membantu mengatur hormon stres. Kurang buah bisa membuat suasana hati mudah turun.
Vitamin C dari buah berperan dalam pembentukan kolagen. Tanpanya, luka bisa lebih lama sembuh.
Buah seperti beri mengandung flavonoid yang melindungi otak dari penurunan kognitif. Kurang buah bisa berdampak pada daya ingat.
Anehnya, meski buah manis, tidak makan buah bisa meningkatkan risiko diabetes karena orang lebih cenderung mengonsumsi gula buatan yang tidak sehat.
Vitamin C penting untuk gusi sehat. Kurangnya bisa menyebabkan gusi berdarah, bengkak, dan sariawan.
Serat dalam buah membantu mengikat kolesterol jahat (LDL). Tanpa buah, kolesterol bisa naik lebih cepat.
Kurang konsumsi buah berdampak luas mulai dari sistem pencernaan, imun, otak, kulit, hingga risiko penyakit kronis. Idealnya, konsumsi buah segar setiap hari, minimal 2–3 porsi. (Z-4)
Ancaman utama dari Virus Nipah terletak pada angka kematiannya yang sangat tinggi, yakni mencapai 75%.
KETUA Umum DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Doddy Izwardy, menyoroti pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pola makan sehat.
Beragam jenis buah seperti kiwi, apel, pisang, dan buah beri terbukti membantu menjaga kesehatan tubuh menurut riset kesehatan internasional.
Musim kemarau basah pada 2025 menjadi penghambat serius bagi siklus hidup pohon rambutan yang membutuhkan perlakuan alam tertentu untuk berbunga.
Makanan beku kerap dinilai buruk untuk kesehatan. Padahal, ahli gizi menyebut beberapa jenis makanan beku tetap kaya nutrisi dan justru baik untuk menjaga kesehatan jantung.
Beberapa buah yang dianggap "sehat" dan "baik untuk jantung" bisa memicu peradangan, memperburuk aliran darah, serta memperlemah kekuatan kaki dengan cara yang tidak terlihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved