Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBUTUHAN untuk menjaga kesehatan dan deteksi dini salah satunya dilakukan dengan medical check up. Kebutuhan masyarakat usia produktif yang sering kali sibuk dengan aktivitas padat dan menginginkan hasil pemeriksaan medis yang cepat menjadi latar belakang peluncuran layanan MCU Same Day Result oleh RS Premier Jatinegara.
Layanan ini merupakan solusi medical check-up yang kini dapat dilakukan dengan cepat, akses yang lebih mudah, dan hasil yang tetap akurat. Layanan ini memberikan kenyamanan lebih bagi pasien yang membutuhkan hasil pemeriksaan medis dalam waktu singkat tanpa mengorbankan kualitas.
Layanan ini memungkinkan pasien untuk mendapatkan hasil MCU di hari yang sama, tanpa perlu menunggu hingga keesokan harinya. Inisiatif ini mencerminkan komitmen RS Premier Jatinegara dalam menghadirkan layanan kesehatan yang adaptif terhadap dinamika kehidupan modern.
“Banyak pasien datang dengan jadwal yang padat dan keterbatasan waktu. Kami melihat bahwa kecepatan menjadi faktor penting dalam layanan kesehatan saat ini,” jelas dr. Vincentius Agung Kristiawan, M.Kes, PIC CEO RS Premier Jatinegara.
“Melalui Same Day Result, kami berupaya mengurangi waktu tunggu tanpa mengorbankan kualitas dan ketelitian proses pemeriksaan," kata dia.
Pemeriksaan kesehatan berkala masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, hanya sebanyak 65,7% masyarakat Indonesia pernah melakukan medical check up (MCU). Sementara itu, 66,4% belum pernah memeriksa kadar gula darah, dan 67,2% belum pernah memeriksa kolesterol mereka.
Data ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya deteksi dini sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Padahal, penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan jantung masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia dan dunia.
World Health Organization (WHO) mencatat, hingga 60% kematian global disebabkan oleh PTM, banyak di antaranya dapat dicegah atau ditangani lebih awal bila terdeteksi sejak dini.
“Same Day Result bukan hanya soal kecepatan,” terang dr. Poudra Agusta Raindra Wardana, Sp.OK, Spesialis Kedokteran Okupasi.
“Kami tetap berpegang pada prinsip akurasi dan validitas hasil pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan dengan proses dan standar medis yang ketat, sehingga pasien bisa merasa aman dan tenang.”
Sebagai bagian dari peluncuran layanan ini, RS Premier Jatinegara turut mengundang beberapa Key Opinion Leader (KOL) dan rekanan strategis untuk mencoba langsung layanan MCU Good to Health. Melalui pengalaman langsung mereka, diharapkan masyarakat dapat melihat bahwa pemeriksaan kesehatan bukanlah sesuatu yang rumit atau memakan waktu lama.
“Lewat layanan ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatannya sendiri. Tidak perlu menunggu merasa sakit untuk memeriksakan diri,” ujar dr. Vincentius Agung Kristiawan, M.Kes, PIC CEO RS Premier Jatinegara. “Dengan hasil yang keluar di hari yang sama, prosesnya menjadi lebih praktis dan nyaman, tanpa mengorbankan akurasi.” (H-2)
“Cakupannya yang tahun lalu dilakukan di puskesmas dan sekolah, tahun ini kita mau lakukan di tempat kerja. Termasuk DPR RI,”
Indonesia masih menghadapi ribuan kasus kusta tiap tahun. Empat strategi kunci dari deteksi dini hingga anti-stigma dinilai penting menuju target Zero Leprosy.
Prioritaskan kunjungan antenatal sejak trimester pertama, meskipun ibu hamil merasa sehat.
Tenaga kesehatan dibekali keterampilan VIA–DoVIA dan penggunaan AI HerLens dengan materi mencakup materi klinis, praktik lapangan, serta quality assurance.
Di sisi lain, lebih dari 20% kasus rawat jalan dan biaya klaim rawat jalan di Indonesia disebabkan infeksi saluran pernapasan atas akut.
Kota Bogor menargetkan 2.500 orang/ peserta pemeriksaan HPV-DNA yang akan diselesaikan pada periode 8–15 Desember 2025.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat capaian signifikan dengan jumlah kehadiran peserta menembus 70 juta orang hingga 29 Desember 2025.
"Untuk calon jemaah haji reguler sudah diperiksa sebanyak 136.406 orang dan lolos istitaah sebanyak 92.217 orang,"
Berdasarkan hasil evaluasi pemerintah Arab Saudi untuk musim haji 2025, dijumpai jemaah haji Indonesia yang seharusnya tidak memenuhi syarat kesehatan namun bisa berangkat haji.
sebagian besar jemaah haji melakukan pemeriksaan istitaah ke Puskesmas atau RS setelah mereka ditetapkan sebagai jemaah berhak lunas dari Kementerian Haji dan Umrah.
SEBANYAK 2.384 pekerja operasional maupun non-operasional di lingkungan PT KAI Daops 8 Surabaya menjalani tes kebugaran.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 30-31 Oktober 2025, di dua titik wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara, yakni di Grogol Petamburan dan Kalibaru Pasar Ikan Asin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved