Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis rehabilitasi medik Inge Jiemesha menyampaikan bahwa kebiasaan buruk dalam menggunakan perangkat elektronik seperti terlalu lama menunduk untuk menatap layar gawai bisa menyebabkan nyeri tengkuk.
"Kondisi ini dikenal sebagai gadget neck, yaitu nyeri yang muncul karena posisi kepala menunduk terlalu lama, seperti saat menatap layar ponsel atau laptop," kata Inge, dikutip Kamis (24/4).
"Postur tubuh yang tidak ideal saat menggunakan gadget bisa menyebabkan ketegangan otot leher yang terus-menerus. Dalam jangka
panjang, hal ini bisa menurunkan kualitas hidup," lanjut dokter yang praktik di Bethsaida Hospital Gading Serpong itu.
Guna mencegah masalah kesehatan semacam ini, dia menyarankan pengguna gawai untuk menghindari posisi menunduk dalam waktu lama, menggunakan keyboard eksternal saat bekerja lebih dari 30 menit, dan mengatur posisi layar sejajar dengan tinggi mata.
Kalau tengkuk sudah terlanjur nyeri, Inge mengatakan, sebaiknya menghentikan sejenak penggunaan gawai serta melakukan peregangan ringan
untuk meredakan ketegangan otot leher.
Ia menambahkan, obat pereda nyeri dan pelemas otot bisa digunakan bila diperlukan.
"Namun, langkah yang paling penting adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis agar penanganannya lebih tepat," katanya.
Penanganan medis keluhan nyeri tengkuk biasanya diawali dengan pemeriksaan menyeluruh kondisi otot dan saraf.
Pilihan terapi untuk mengatasi nyeri tengkuk disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Opsi terapi bisa berupa terapi panas atau dingin, elektroterapi, terapi pijat, terapi laser, terapi gelombang kejut, atau latihan fisik. (Ant/Z-1)
Penggunaan kloset duduk dalam durasi yang lama memicu peningkatan tekanan di area tersebut, terutama saat seseorang mengejan.
Asus tidak akan merilis ponsel terbaru sepanjang tahun 2026. Menjadikan Zenfone 12 Ultra bakal menjadi ponsel terakhir yang dikeluarkan perusahaan teknologi asal Taiwan itu.
ASUS Zenfone 12 Ultra dikabarkan akan menjadi ponsel terakhir yang dirilis Asus untuk sementara waktu.
Nokia G26 menawarkan desain modern, kapasitas baterai besar, dan sistem operasi Android 14 yang ringan tanpa aplikasi tambahan yang mengganggu.
HONOR bersiap menyambut tahun 2026 dengan ponsel baru yang bertenaga. Perusahaan teknologi asal Tiongkok itu mengumumkan akan merilis Honor Power 2
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
Dengan berat hanya sekitar 900 gram, laptop terbaru Asus iniĀ akan jauh lebih ringan dibandingkan kompetitor utamanya di kelas ultrabook, seperti MacBook Air.
Laptop untuk pelajar juga sering dipilih berdasarkan kebutuhan spesifik tugas, misalnya desain grafis, pemrograman, atau hanya tugas dasar dan browsing internet.
Akses perangkat yang layak menjadi tantangan bagi sebagian mahasiswa. Hadirnya ritel laptop bersertifikasi dapat menjembatani kebutuhan tersebut.
Chromebook disebut sangat cocok untuk sekolah dengan kebutuhan standar dan berbasis cloud..
Daya tahan baterai harus lama, idealnya mampu bertahan lebih dari 8 jam. Spesifikasi yang cukup adalah RAM 8GB dan penyimpanan SSD 256GB.
Jika Anda sedang mencari laptop baru dengan anggaran sekitar Rp 7 juta, beberapa pilihan dari e-commerce lokal kini hadir dengan spesifikasi multitasking.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved