Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Taiwan menyentuh angka 224 ribu pada tahun 2024 atau naik 11,14% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Taiwan sudah kembali ke angka sebelum pandemi Covid-19," kata Director of Taiwan Tourism Information Center in Jakarta Abe Chou di Jakarta, Selasa (22/4).
Faktor yang menjadi pemicu banyaknya wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Taiwan, salah satunya adalah kesiapan untuk mengembangkan destinasi wisata mereka
Lebih lanjut, Abe menjelaskan faktor yang mendorong minat kunjungan wisatawan Indonesia ke Taiwan juga adalah keindahan alam serta keragaman seni dan budaya yang ditawarkan negara tersebut.
"Orang-orang Indonesia yang tertarik dengan hal-hal itu pasti tertarik dengan pariwisata Taiwan,” ujar dia.
Agar semakin menambah jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Taiwan, tahun ini, Taiwan Tourism Administration mengusung empat konsep liburan yaitu, Saatnya Kuliner Terbaik, Saatnya berbelanja, Rasakan Keajaiban Alam, Nikmati Hangatnya Cinta.
“Menurut saya, pasar Indonesia sangat besar bagi Taiwan. Jadi, ke depan, saya berharap konsep ini dapat masuk ke market Indonesia,” paparnya.
Untuk mempromosikan pariwisata Taiwan, Taiwan Tourism Administration menggelar Taiwan Tourism Workshop di Jakarta mempertemukan pihak pariwisata Taiwan dengan para pelaku industri wisata di Indonesia.
"Sekarang ini masih awal tahun. Kami berharap pada pertengahan tahun sampai akhir tahun, angka kunjungan wisatawan Indonesia ke Taiwan meningkat. Mereka dapat berwisata ke Taiwan dengan package yang lebih unik lagi," ujar Abe.
Deputy Representative of Taipei Economic and Trade Office in Indonesia Trust Lin menambahkan, Indonesia adalah pasar paling penting di antara negara-negara Asia Tenggara. Terlebih, populasi Muslim di Indonesia sangat besar.
“Saya sangat mengerti pasar di Indonesia sangat mengutamakan Muslim. Jadi, di Taiwan, segala aspek harus muslim friendly,” jelas Trust.
Menurutnya, perhatian pemerintah Taiwan terhadap umat Muslim sudah bisa dilihat di Taiwan. (Ant/P-4)
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Wisatawan Indonesia akan mencari referensi akomodasi untuk perjalanan tahun 2026 terutama melalui online travel agency (OTA) atau situs pemesanan sebesar 38%, naik dari 25% di tahun lalu.
"Wisatawan Indonesia sangat suka luxury shopping dan itu menjadi salah satu aktivitas favorit,"
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Pembangunan Bandara Internasional Chinchero di Peru menuai kontroversi. Mampukah infrastruktur ini menampung lonjakan wisatawan tanpa merusak kesucian Lembah Suci?
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved