Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKTISI dan Pemerhati Digital Motulz Anto membagikan kiat kepada para pelajar Indonesia agar tidak terjebak di zona nyaman dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) sehingga pelajar tetap mampu mengembangkan kreativitasnya.
Anto menyebutkan pelajar harus tetap mengandalkan kemampuan akalnya dalam memanfaatkan AI.
"Jadi, para pelajar ini harus ingat yang namanya belajar itu boleh salah. Jangan takut untuk berbuat salah dalam mengerjakan tugas. AI jadi
bahaya kalau pelajar terbiasa pakai AI supaya tidak salah. Supaya tidak terjebak dalam hal itu, maka belajarlah untuk berani mencoba," kata Anto dikutip Jumat (18/4).
Hal ini disampaikan Anto berkaca dari timbulnya pro-kontra penggunaan AI di kalangan pelajar yang terkesan mampu menciptakan ketergantungan untuk mengerjakan tugas.
Padahal, AI, menurutnya, hanya alat yang bisa berguna dengan arahan yang tepat dari pengguna.
Anto menyebutkan bahwa salah satu keunggulan akal manusia dibandingkan dengan AI ialah imajinasi.
Menurutnya, pelajar yang merupakan generasi muda memiliki banyak imajinasi yang apabila dituangkan dengan kreativitas yang tepat akan berguna menghasilkan karya dan hal itu tidak dimiliki AI.
Anto juga berpendapat AI yang kini terkesan sangat pintar itu, pada dasarnya adalah teknologi yang dilatih dengan data dan semua data itu tentunya tidak bisa mengalahkan perkembangan imajinasi manusia.
Dengan demikian, ia optimistis pelajar masa kini yang fasih menggunakan teknologi seperti AI harusnya bisa dengan bijak memanfaatkan AI apalagi setelah memahami keunggulan imajinasi manusia dibandingkan dengan AI.
"Jadi perlu diingat kembali, AI adalah alat dan kita memiliki keunggulan perasaan yang dimiliki manusia dan juga pemikiran kita yang
disebut imajinasi. Manusia diberikan anugerah imajinasi membayangkan yang sebelumnya tidak menjadi ada, beda dengan AI yang dilatih dengan database. Itulah kelebihan manusia," pungkas Anto. (Ant/Z-1)
Prestasi langka ini menegaskan keunggulan pelajar Indonesia di panggung robotika global.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, menghadiri kegiatan Parlemen Pelajar PW IPM Banten 2025 di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Ia menekankan bahwa akar persoalan bukan pada keberadaan platform, melainkan kurang optimalnya mekanisme penyaringan konten berbahaya oleh perusahaan teknologi besar.
PELAKU teror di era masyarakat digital jangan dibayangkan orang-orang dengan keterikatan pada ideologi dan agama yang kebablasan.
SEBANYAK 152 pelajar dari 38 provinsi resmi menyelesaikan pelatihan perdana Gladian Sentra Paskibra untuk Indonesia (Garuda) Tahun 2025.
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved