Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
JADIKAN momentum Hari Raya Idul Fitri untuk memperkokoh persatuan setiap anak bangsa sebagai modal untuk menjawab berbagai tantangan demi mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik di masa datang.
"Di tengah beragam tantangan yang ada, momentum Hari Raya Idul Fitri 1446 H tahun ini harus bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkuat persatuan setiap anak bangsa dalam menghadapinya," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, Minggu (30/3).
Menurut Lestari, perjalanan mudik ke kampung halaman yang mewarnai setiap perayaan Hari Raya Idul Fitri merupakan upaya mempererat silaturahmi antarkeluarga yang merupakan bagian dari warga negara.
Rerie, sapaan akrab Lestari menilai mempererat silaturahmi antarsesama anak bangsa merupakan langkah yang baik dalam upaya memperkokoh nilai-nilai persatuan dan gotong-royong yang telah diwarisi para pendahulu bangsa.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu mendorong masyarakat dapat membangun kesadaran agar mampu menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan yang diwarisi para pendahulu bangsa itu.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap dengan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dengan baik, para pemangku kepentingan dan masyarakat mampu menjawab setiap tantangan yang dihadapi dalam menjalani keseharian pada kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.
Pada kesempatan ini Rerie juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H bagi seluruh masyarakat Indonesia yang merayakan, semoga setiap anak bangsa dapat saling memaafkan atas segala kesalahan dan mampu memperkokoh pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa datang. (I-3)
Polri dapat menjadi sahabat dua pihak, DPR dan pengunjuk rasa, yang berperan membawa dan mengawal utusan demonstran bertemu pimpinan DPR atau yang ditugaskan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, langkah strategis untuk mengatasi sejumlah tantangan yang memicu kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera diterapkan.
Lestari Moerdijat mengatakan inisiatif masyarakat berkesenian harus mendapat dukungan demi melestarikan kebudayaan nasional yang mampu memperkuat identitas dan persatuan bangsa.
Upaya menjadikan riset dan inovasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional membutuhkan peta jalan yang jelas, mudah dipahami, dan disepakati pemangku kepentingan.
UPAYA memperkuat perlindungan perempuan dan anak dari ancaman tindak kekerasan melalui pengintegrasian sistem antarlembaga terkait harus mendapat dukungan semua pihak.
Inisiatif untuk merevisi Undang-undang (UU) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan mulai dicanangkan sejak 2023.
UUD tidak boleh terlalu sering dilakukan perubahan, tetapi juga UUD tidak boleh ditutup rapat untuk perubahan agar bisa mengikuti perubahan dan perkembangan zaman.
Sidang tahunan MPR digelar 15 Agustus. Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan agenda kenegaraan itu tidak digelar 16 Agustus 2025 karena jatuh pada hari Sabtu.
Dia meyakini kecintaan terhadap bangsa tak luntur. Meskipun berbagai macam ekspresi disampaikan oleh masyarakat.
Bahasa Indonesia memang berasal dari rumpun Melayu, tetapi telah berkembang pesat dengan menyerap berbagai unsur bahasa asing dan daerah.
Mediasi dilakukan untuk mengurangi beban Mahkamah Agung
DPR memerlukan pijakan yang kuat agar tak bertentangan dengan ketentuan hukum yang ada saat ini.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved