Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH Universitas Negeri yang dibidani para tokoh Aceh sejak 2 September 1961 di Provinsi paling ujung barat Pulau Sumatera terus berbenah diri. Berkat estafet perjuangan oleh para akademika, kesungguhan dan keseriusan mahasiswanya serta dukungan berbagai pihak, kini kampus jantung hati masyarakat Serambi Mekkah itu semakin dikenal publik nasional, bahkan duni pendidikan internasional.
Karena itu USK (Universitas Syiah Kuala) sekarang berada di peringkat ke-10 kampus terbaik di Indonesia. Itu berdasarkan pemeringkatan dari hasil survei Scimago Institutions Rankings (SIR), yang dirilis baru saja dirilis, yaitu awal tahun 2025. Demikian dikatakan Rektor USK Prof Marwan kepada Media Indonesia, Jumat (7/3).
Dikatakannya, USK menjadi kampus dari luar Pulau Jawa, yang berhasil masuk ke jajaran kampus terbaik di tanah air. Universitas yang berlokasi di Banda Aceh, Ibukota Provinsi Aceh tersebut, kini bersanding dengan UI (Universitas Indonesia) Jakarta, UGM (Universitas Gajah Mada) Jakarta, UNAIR (Universitas Air Mangga) di Surabaya Jawa Timur dan Jakarta.
Lalu IPB (Institut Pertanian Bandung) dan UNDIP (Universitas Diponogoro) Semarang, Jawa Tengah. Itu merupakan lembaran pendidikan tinggi yang barada di peringkat 1 hingga 5.
"Alhamdulillah, kami dari USK bersyukur menjadi satu-satunya kampus non Pulau Jawa yang berhasil masuk 10 kampus terbaik di Indonesia," kata Rektor Marwan.
Adapun Survei Scimago Institutions Rankings atau yang disingkat dengan SIR, menggunakan tiga kelompok indikator utama yang mencerminkan karakteristik ilmiah, ekonomi, dan sosial suatu lembaga.
Indikator tersebut mencakup dua jenis: indikator yang bergantung pada ukuran lembaga, seperti jumlah publikasi dan keluaran ilmiah, serta indikator yang tidak bergantung pada ukuran, seperti kualitas dan dampak dari publikasi tersebut.
Sedangkan di posisi 7 hingga 9 ditempati UNIBRAW, IPB, dan UNPAD. Artinya, USK menjadi kampus terbaik di Indonesia di luar Pulau Jawa. Sebab peringkat 1 hingga 9, semua kampus tersebut berada di Pulau Jawa.
Prof Marwan berharap, prestasi tersebut menjadi dorongan motivasi bagi segenap sivitas akademika USK, untuk terus maju dan dapat kian meningkatkan prestasi di segala bidang.
"Meski hasil rangking dari Scimago menempatkan USK sebagai kampus terbaik Indonesia di luar Pulau Jawa, USK tidak ingin jemawa," kata dia.
"Alhamdullah ini bukan kehebatan kali, tapi prestasi dunia pendidikan dan keberhasilan kita semua. Kami sadar, banyak hal ingin terus diperbaiki, agar kualitas pendidikan di kampus ujung barat nusantara, bukan saja kebangaan bagi Pulau Sumatra, namun juga Indonesia" Jelas Marwan yang rambutnya sudah berumban itu.
Tidak hanya itu, USK juga berarada di peringkat 15 kampus terbaik di Indonesia versi Webometrics, yang juga dirilis awal tahun 2025.
USK bersama Unhas dari Makassar, menjadi dua kampus yang sukses masuk di top 15 perguruan tinggi Indonesia. Sedangkan 13 yang lain, semuanya berada di Pulau Jawa.
"Semoga kami semua di kampus ini terus konsisten meningkatkan mutu, pelayanan, serta keteguhan meraih impian keberhasilan bersama. Menjadi sebuah kampus terbaik di Asia Tenggara, yang pada gilirannya memberikan warna tersendiri di tingkat world class university," demikian Prof Marwan berharap. (H-2)
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
KONDISI ekonomi korban banjir besar di Aceh benar-benar mengkhawatirkan.
Selain menurunkan 719 Tematik, kali ini USK juga melepaskan 219 peserta KKN program Reguler XXVIII.
Dokter Dewi Inong menjelaskan dari perspektif kesehatan, perilaku seks bebas dan hubungan sesama jenis berisiko tinggi terhadap penularan penyakit menular seksual (IMS) dan HIV/AIDS.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor USK Prof Rusli Yusuf mengatakan, penetapan bakal calon rektor ini menandai bahwa tahapan verifikasi berkas dari seluruh bakal calon telah tuntas.
Seorang petani di Bener Meriah, Aceh, meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar saat mencoba mengusir satwa tersebut dari kebunnya.
Derita korban banjir Sumatra yang terjadi pada 24-27 November 2025 hingga kini, tiga bulan kemudian, tampaknya belum juga berakhir.
Sebanyak 35 rumah rusak berat serta tertimbun akibat tanah longsor yang terjadi pada November 2025.
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga perbaikan infrastruktur jangka panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved