Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan inisiatif memproduksi kantong darah dan mesin hemodialisis secara domestik dapat membantu transformasi kesehatan, terutama dalam memperkuat ketahanan kesehatan.
Budi mengatakan perlu ada strategi agar barang-barang yang dibutuhkan masyarakat pada saat gawat darurat (emergency) dapat diproduksi secara domestik. Hal itu penting agar dapat bersiap ketika ada kejadian di mana negara di-lockdown lagi, dan pasokan tetap ada.
"Secara agregat nasional, pembelanjaan negara pada sektor kesehatan berkisar Rp640 triliun. Dengan adanya, produk kantung darah dan mesin hemodialisis produksi dalam negeri, hal ini dapat membantu pembelanjaan negara dan berkontribusi pada 3 persen GDP Indonesia," kata dia menuturkan.
Menurutnya, kehadiran mesin hemodialisa sangatlah penting karena kebutuhan cuci darah terus meningkat. Oleh karena itu, dalam kesempatan itu dia juga mengajak publik untuk memeriksakan diri melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), sebelum penyakitnya menjadi kronis dan memerlukan cuci darah.
Dia juga mengajak industri Tanah Air untuk turut memproduksi alat-alat kesehatan yang dibutuhkan negeri, selaras dengan dua kebijakan pemerintah terutama dalam pemberian cek kesehatan gratis dan peningkatan kualitas rumah sakit.
Berbagai produk kesehatan sekali pakai yang perlu diperhatikan, contohnya, antara lain plasma darah, NaCl, dan perlu didukung oleh regulasi agar produksinya secara domestik bisa berjalan lancar. Saat ini, katanya, masih banyak dilakukan impor, contohnya untuk reagen-reagen cuci darah.
"Nah, kita sudah mulai, vaksin dulu hanya satu pabrik. Ini sejak 2020, sekarang sudah jadi tiga pabrik," ucap Budi mencontohkan.
Dalam kesempatan itu, Budi juga menyebutkan bahwa impor alat kesehatan turun dari 90 persen menjadi sekitar 60-70 persen.
Direktur Utama Onject Indonesia Jahja Tear Tjahjana mengatakan per tahunnya, pihaknya mampu memproduksi 6 juta piece kantong darah, serta sekitar 1.200-1.500 mesin hemodialisa.
Jahja berharap pihaknya dapat menyediakan sedikitnya 70 persen dari jumlah kantong darah yang dibutuhkan Palang Merah Indonesia.
"Sehingga, misalnya PMI memerlukan 5 juta kantong darah, 70 persen itu 3,5 juta kami harapkan kami bisa memasok ke PMI," katanya. (H-2)
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, teknologi genomik memungkinkan pemeriksaan kesehatan menjadi lebih personal.
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
Pendekatan yang bersifat administratif-finansial ini membuat sistem kesehatan menjadi reaktif.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
AbadiNusa memulai langkah sebagai usaha distribusi alat laboratorium dan alat kesehatan dengan keyakinan atas pentingnya akses alat kesehatan berkualitas.
Penguatan daya saing industri kesehatan nasional dinilai semakin krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis, dan ketatnya persaingan global.
Tes laboratorium presisi menjawab berbagai masalah kesehatan, mulai alergi yang tidak kunjung membaik, demam berulang pada anak, hingga berat badan yang turun naik atau yoyo.
Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Andri Noviar menyampaikan bahwa banyak pelaku usaha alat kesehatan menyebut kondisi saat ini sebagai masa berduka bagi dunia alat kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved