Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIMULAINYA program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sejak Senin, (10/2) disebut harus jadi ajang pembuktian eksistensi puskesmas dalam melayani masyarakat, khususnya warga miskin.
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menilai program Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga merupakan ajang penilaian eksistensi Puskesmas di seluruh Indonesia bagaimana mereka memberikan pelayanan terbaiknya bagi rakyat miskin.
"Cek Kesehatan Gratis ini adalah satu hal, pertama kali dalam sejarah republik kita. Yang dulunya hanya dilakukan orang kaya, orang berada saja, sekarang semua bisa, rakyat miskin bisa cek kesehatannya jadi tentu semua juga akan melihatnya bagaimana pelayanan itu diberikan mereka (Puskesmas)," kata dia, saat ditemui seusai meninjau pelaksanaan CKG di Puskesmas Cilincing, Jakarta Utara, Senin.
Budiman mengaku optimistis pemerintah tidak akan menutup mata untuk terus peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di Puskesmas yang memiliki peran sentral untuk kesehatan masyarakat.
"Memang Puskesmas baru bisa mengcover 30-an peserta CKG, termasuk di sini. Angka tersebut sudah cukup proporsional mempertimbangkan kelengkapan fasilitas. Tapi yakin lah semua akan mengarah kekelayakan itu," imbuhnya.
Menurutnya, program CKG juga berkaitan erat dengan pengentasan kemiskinan karena bagaimana orang bisa memperbaiki standar kehidupannya kalau jiwa dan raganya tidak sehat atau sakit. Hal ini sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi dalam Pasal 28 huruf H Undang-Undang Dasar 1945.
Sementara itu, Menko PMK Pratikno menyebut program yang resmi dimulai hari ini ditujukan untuk seluruh masyarakat Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesehatan nasional.
Menko PMK mengatakan, program cek kesehatan gratis diperuntukkan 100% bagi penduduk Indonesia, mulai dari bayi hingga lansia. Program ini akan memberikan manfaat bagi lebih dari 280 juta warga dan menjadi kado ulang tahun dari negara bagi seluruh masyarakat.
“Cek kesehatan gratis mulai dilaksanakan hari ini tanggal 10 Februari. Ini penting sekali karena cek kesehatan gratis dimaksudkan oleh pemerintah untuk mengubah paradigma dari pengobatan ke pencegahan, karena pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan,” ujar Menko PMK dalam keterangan resmi.
(Ant/Z-9)
Sebanyak 20 warga Batam harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan setelah terdeteksi memiliki kondisi medis yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
SAAT ini, di Indonesia terdapat sekitar 90 juta anak yang berumur 0-18 tahun, yang berarti hampir 30% dari jumlah penduduk negeri ini yang berjumlah sekitar 280 juta jiwa.
Deteksi dini dapat menekan biaya kesehatan karena dapat melakukan pengobatan secepat mungkin sebelum penyakit menjadi sudah lanjut.
PENINGKATAN kualitas kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada layanan pengobatan, tetapi juga pada edukasi dan upaya deteksi dini yang konsisten.
Polres Kukar juga turut menyelenggarakan kegiatan yang sama melalui kegiatan Jumat Berkah, yang dirangkaikan dengan Program Warung Berkah.
Dinas kesehatan sulbar melakukan cek kesehatan gratis untuk memantau pertumbuhan dan cakupan gizi anak sebagai upaya pencegahan stunting.
“Cakupannya yang tahun lalu dilakukan di puskesmas dan sekolah, tahun ini kita mau lakukan di tempat kerja. Termasuk DPR RI,”
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah tengah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat eliminasi kusta. Salah satunya dengan menyertakannya di CKG.
Ilham Akbar Habibie, mengatakan dalam upaya memberantas kusta di Indonesia memerlukan pendekatan melalui kebijakan medis seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), sosial, hingga agama.
Program tersebut mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan jika ditemukan penyakit maka bisa ditindak lebih awal agar tidak terjadi perburukan
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat capaian signifikan dengan jumlah kehadiran peserta menembus 70 juta orang hingga 29 Desember 2025.
Hasil verifikasi pendataan, jumlah terbanyak masyarakat yang mendaftarkan diri pada layanan CKG berada di lingkup Puskesmas Gedongpanjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved