Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan bahwa tidak lama lagi dirinya akan mengumumkan sistem baru Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang kabarnya akan diganti menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“InsyaAllah penerimaan murid baru dalam waktu dekat (diumumkan),” ungkapnya kepada Media Indonesia, Rabu (29/1).
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti tidak menjelaskan lebih detail terkait dengan tanggal pasti terkait dengan pengumuman SPMB tersebut.
Dihubungi secara terpisah, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto juga mengatakan hal yang senada bahwa pemerintah akan segera mengumumkan hal ini dalam waktu dekat.
“Rencana dalam waktu dekat Pak Menteri akan menyampaikan. Mohon bersabar ya,” kata Gogot
Sebelumnya, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian memberikan bocoran mengenai SPMB dan tetap menggunakan 4 jalur seleksi yaitu Jalur Domisili, Jalur Afirmasi, Jalur Prestasi , dan Jalur Mutasi.
“Masing-masing jalur di tiap satuan pendidikan, persentasenya berbeda-beda sesuai dengan karakter permasalahannya,” kata Hetifah.
Hetifah menambahkan bahwa Mendikdasmen telah menyampaikan secara rinci dan mendetail, alasan perbedaan persentase dalam penerimaan siswa per satuan pendidikan, sesuai dengan karakter permasalahan yang ada selama ini di lapangan.
“Selain itu, Pak menteri juga mengatakan bahwa sistem ini juga akan fleksibel dilaksanakan di daerah, menyesuaikan dengan karakter permasalahan di daerah,” ujar Hetifah.
Menurutnya, SPMB ini sesuai harapan Komisi X DPR RI yang sudah mengakomodir permasalahan di lapangan. Harapannya, permasalahan yang selama ini terjadi, baik itu adanya kecurangan atau penyalahgunaan alamat domisili, masalah daya tampung dan persebaran sekolah dan lainnya mulai dapat diatasi.
“Mudah-mudahan SPMB nanti dapat diterapkan dengan lebih baik dari PPBD. Kami akan memantau terus dan meminta kementerian dan pemerintah untuk selalu mengevaluasi dan mendapat solusi jika masih ada kendala,” tegasnya.
Konsep SPMB sendiri dikatakan sudah disampaikan kepada Komisi X DPR RI pada 22 Januari 2025 lalu secara tertutup.
“Mohon maaf rapatnya tertutup karena ada hal-hal lain yang juga dibahas dan mengandung informasi yang belum siap untuk dipublikasikan ke publik, yaitu skema program dan anggaran yang masih dalam tahap pematangan,” jelas Hetifah. (H-2)
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengaktifkan kembali kegiatan menulis tangan dalam proses belajar.
Menu bantuan revitalisasi yang diberikan kepada setiap sekolah tidak sama, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Abdul Mu'ti mengatakan bahwa tujuan utama berpuasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Salah satu indikator utama ketakwaan tersebut adalah kedermawanan atau kesediaan untuk berbagi.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mendukung kebijakan Komdigi yang membatasi penggunaan media sosial (medsos) bagi anak di bawah 16 tahun.
Program pertama yang diajukan Mendikdasmen dalam ABT itu adalah anggaran untuk program revitalisasi Satuan Pendidikan.
Penghitungan kerusakan didasarkan pada kerusakan ruang esensial seperti ruang kelas, perpustakaan, ruang administrasi, dan ruang kepala sekolah.
Mudik asik baca buku (MABB) menjadi bukti nyata keberlanjutan program yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.
Super Aplikasi Rumah Pendidikan disediakan Pusdatin Kemendikdasmen
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memupuk dan meningkatkan budaya membaca, serta sasaran paling banyak ialah buku anak.
Abdul Mu’ti, menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi PP Tunas melalui penguatan regulasi di lingkungan satuan pendidikan.
Ia menjelaskan bahwa program revitalisasi sekolah terdampak bencana dijalankan dengan skema swakelola berbasis gotong royong.
Kemendikdasmen memberikan relaksasi Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved