Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Kemendikdasmen Pastikan Keberlanjutan Murid Berprestasi Lewat Beasiswa Talenta Indonesia

Despian Nurhidayat
02/3/2026 20:02
Kemendikdasmen Pastikan Keberlanjutan Murid Berprestasi Lewat Beasiswa Talenta Indonesia
Ilustrasi(MI/DESPIAN NURHIDAYAT)

KEPALA Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Maria Veronica Irene, menegaskan bahwa prestasi murid tidak boleh berhenti di panggung kompetisi. 

Melalui skema Beasiswa Talenta Indonesia, pemerintah memastikan talenta unggul nasional mendapatkan keberlanjutan pembinaan hingga jenjang pendidikan tinggi, sebagai bagian dari manajemen talenta nasional. Program ini dijalankan karena berdasarkan pelacakan alumni talenta berprestasi yang dilakukan Puspresnas, kebutuhan utama murid berprestasi adalah keberlanjutan karier belajar dan akses pelatihan untuk pengembangan talenta. 

Sebagai Informasi, Beasiswa Talenta Indonesia merupakan beasiswa yang dirancang untuk memberikan pendanaan pendidikan jenjang Sarjana (S1) atau Sarjana Terapan (D4) di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri bagi murid berprestasi di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) dan SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Study, Economics) melalui kerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. 

Beasiswa Talenta Indonesia, Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa prestasi murid tidak berhenti pada ajang kompetisi, melainkan berlanjut pada pengembangan kapasitas dan kontribusi nyata bagi bangsa. 

Menurut Irene, Beasiswa Talenta Indonesia sendiri merupakan bagian dari manajemen talenta nasional yang berkelanjutan, tidak berhenti pada ajang kompetisi semata, melainkan dilanjutkan pada tahap apresiasi dan kapitalisasi. Program ini menjadi siklus yang dirancang berkesinambungan, mulai dari penjaringan, pembinaan, aktualisasi, apresiasi, hingga penguatan kapasitas untuk kontribusi nyata.

“Beasiswa di sini adalah bagian dari apresiasi, sekaligus upaya untuk mengembangkan. Jadi, manajemen talenta tidak berhenti satu siklus, tapi menjadi suatu loop, proses yang terus-menerus berkelanjutan, sampai harapannya anak-anak tersebut nantinya dapat berkontribusi bagi masyarakat sekitarnya, bagi Indonesia,” ungkapnya dalam acara Dialog Kebijakan Kemendikdasmen bersama Media Massa di Tangerang, Minggu (1/3).

Komitmen tersebut diperkuat melalui dua kebijakan strategis, yakni Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid serta Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 16 Tahun 2026 tentang Standar Penyelenggaraan Ajang.

Dalam forum tersebut, Irene juga menegaskan bahwa penguatan talenta harus selaras dengan prinsip Pendidikan Bermutu untuk Semua, termasuk bagi murid di wilayah 3T Ia menegaskan bahwa prestasi tidak boleh terpusat di wilayah tertentu, melainkan harus menjangkau seluruh daerah melalui sistem seleksi berjenjang dari sekolah hingga tingkat nasional. Penjaringan talenta dilakukan melalui pemberdayaan sekolah agar tidak ada murid yang tertinggal dalam akses maupun kesempatan untuk mengaktualisasikan potensinya.

“Arahan dari Pak Menteri, kami diingatkan bahwa prestasi ini harus bisa selaras menjalankan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Artinya, tidak ada yang tertinggal dalam kesempatan dan akses untuk bisa mengaktualisasikan talentanya,” ujar Irene

Salah satu program yang terbukti bermanfaat untuk pengembangan talenta murid di wilayah Indonesia timur dan 3T. adalah Bina Talenta Indonesia. Bina Talenta Indonesia merupakan program pelatihan tentang STEM, Kecerdasan Artifisial, Koding dan Karakter. Ia menambahkan bahwa intervensi pengembangan talenta melalui Bina Talenta Indonesia menunjukkan dampak di wilayah 3T dan Indonesia Timur. 

“Di wilayah 3T dan Indonesia Timur, peningkatan literasi sainsnya lebih tinggi daripada peningkatan di wilayah di luar 3T,” ujarnya. 

Peningkatan literasi sains ini diidentifikasi melalui perbandingan sebelum peserta mengikuti Bina Talenta Indonesia dan setelah mengikuti program tersebut. Menurutnya, penguatan pada tahap pengembangan menjadi kunci agar talenta di daerah dapat tumbuh dan bersaing secara nasional.

Dalam paparannya, Irene juga menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Puspresnas akan menjalankan sejumlah program utama, meliputi penyelenggaraan ajang nasional seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS); pengiriman talenta ke ajang internasional; program kurasi ajang dan sertifikat; Bina Talenta Indonesia; BOS Kinerja Prestasi; optimalisasi talent pool yaitu Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) serta Beasiswa Talenta Indonesia. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya