Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERISTIWA Isra Mikraj menyimpan banyak kisah hikmah. Salah satu hikmahnya yaitu penyebab atau latar belakang terjadi Isra Mikraj berupa dialog antara bumi dan langit untuk memperebutkan tempat terbaik di antara keduanya.
Awalnya, bumi membanggakan diri kepada langit. "Aku lebih baik daripada kamu, karena Allah menghiasi diriku dengan berbagai negeri, sungai-sungai, pepohonan, gunug-gunung, dan banyak lagi," kata bumi.
Mendengar kesombongan bumi, langit membela diri. "Akulah yang lebih baik, karena matahari, bulan, bintang-bintang, cakrawala, peredaran planet, 'arsy, kursy, dan surga ada padaku."
Tidak mau kalah, bumi berkata lagi. "Di bumi ada rumah Allah (Kakbah), tempat para nabi, wali, dan kaum mukminin melakukan thawaf."
Langit menjawab hal itu. "Di Baitul Makmur, para malaikat melakukan thawaf dan surgalah tempat berkumpul arwah para nabi, rasul, wali, dan orang-orang shaleh," sanggah langit.
Bumi pun mengeluarkan arumentasi Kembali. "Sesungguhnya pemimpin para rasul, penghulu para nabi, kekasih Allah, makhluk paling utama, dan pemilik salam paling sempurna, yaitu Nabi Muhammad SAW tinggal di sini. Beliau menjalankan syariatnya di atas diriku."
Baca juga : Kisah Isra Mikraj Nabi Muhammad
Mendengar kata-kata pamungkas bumi ini, langit terdiam, tak mampu menjawab. Merasa kalah, langit kemudian mengadu kepada Allah.
"Ya Allah, Engkaulah Zat yang mengabulkan segala permohonan. Karena itu, aku memohon kepada-Mu, demi kelemahanku menjawab pertanyaan bumi, untuk menaikkan Nabi Muhammad SAW kepada diriku agar diriku menjadi mulia, seperti Engkau memuliakan bumi dengan menempatkan Nabi Muhammad SAW di sana," pinta langit.
Allah kemudian mengabulkan doa langit itu. Allah memerintahkan Malaikat Jibril AS agar pada malam 27 Rajab untuk bersiaga dan Malaikat Izrail dilarang mencabut nyawa pada malam itu.
Baca juga : Isra Miraj Adalah Kisah, Ayat Al-Quran, dan Hikmah
Jibril keheranan. "Apakah telah terjadi kiamat?" tanya Jibril.
"Tidak wahai Jibril tetapi pergilah kamu ke surga. Ambillah buraq dan pergilah dengan buraq itu ke Muhammad," titah Allah kepada Jibril
Kemudian Jibril pergi ke surga. Ia melihat 40.000 buraq yang berkeliaran di taman-taman surga.
Di antara puluhan ribu buraq itu ada salah satu burqa yang menundukkan kepalanya. Buraq itu sedang menangis dan mengalir air matanya.
"Ada apa denganmu wahai buraq?" tanya Jibril kepada burqa itu.
"Wahai Jibril aku telah mendengar sejak 40.000 tahun nama Muhammad. Di dalam hatiku telah jatuh cinta kepada pemilik nama ini. Aku merindukannya dan setelah itu saya tidak memerlukan makanan dan minuman. Aku telah terbakar dengan api kerinduan," jawab sang buraq.
Baca juga: Kronologi Isra Mikraj Nabi Muhammad dari Baitullah sampai Sidratul Muntaha
Jibril pun memberi kabar gembira kepada buraq itu. Ia akan mempertemukan buraq kepada Nabi Muhammad yang telah dirindukan.
Malaikat Jibril lantas memberikan pelana dan kekang kepada buraq itu lalu datang kepada Nabi Muhammad. Hal itu berlanjut hingga akhir kisah Isra Mikraj yang telah terkenal.
Kisah itu tertera dalam Kitab Durratun Nashihin karya Syekh Utsman bin Hasan Asy- Syakir. Semoga bermanfaat. Wallahu a'lam. (Z-2)
Karena itu jutaan korban banjir di lebih separuh kawasan Provinsi Aceh dan tetangga Sumatra Utara serta Sumatra Barat untuk yakin di balik cobaan Allah ada rahasia luar biasa bagi mereka.
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Sebelum terjadinya Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW berada dalam masa yang sangat berat yang dikenal sebagai Amul Huzni atau Tahun Kesedihan.
Bagi umat Islam, memperingati malam 27 Rajab atau di tahun ini jatuh pada 16 Januari 2026 bukan hanya soal seremoni, melainkan momen untuk mempertebal iman melalui berbagai amal kebaikan.
Banyak masyarakat bertanya, besok libur apa? Pertanyaan ini sering muncul terutama menjelang akhir pekan atau tanggal merah.
KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan sebanyak 25 perjalanan Kereta Api (KA) reguler yang melayani keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa kejadian penampilan goyang biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur bukan masalah sepele.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
PENGAMAT Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis, memberikan penjelasan soal polemik penampilan biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur.
DUA malam istimewa dalam Islam sering disebut berdampingan yaitu Lailatul Qadar dan Lailatul Mi'raj (malam Isra Mikraj). Keduanya sama-sama agung, sama-sama bersejarah.
Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk.
Pahami perbedaan mendasar Lailatul Mi'raj dan Lailatul Qadr dari sisi sejarah, waktu terjadinya, hingga keutamaan spiritualnya bagi umat Islam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved