Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG klinis dari Lembaga Psikolog Terapan Universitas Indonesia (LPTUI) Anna Surti Ariani membagikan kiat bagi orangtua untuk membimbing anak dan remaja agar tidak asal ikut-ikutan, termasuk mengikuti segala sesuatu yang sedang viral.
Psikolog dan psikoterapis yang biasa disapa Nina itu mengemukakan, mencegah anak mengikuti segala sesuatu yang sedang viral bukan hal yang mudah bagi para orangtua, mengingat biasanya anak lebih dulu mengetahui dan mengikuti apa-apa yang viral sebelum orangtua memberi tahu atau mengingatkan mereka.
"Sebetulnya ini agak sulit, karena sering kali anak muda lebih dulu tahu sesuatu yang viral sebelum orang dewasa yang cukup bijak. Yang perlu kita lakukan adalah mencegah seorang anak atau anak muda untuk bersikap ikut-ikutan," kata Nina, Kamis (16/1).
Dia mengatakan, dalam mengatasi masalah ini, memberikan pemahaman mengenai sesuatu yang viral saja tidak cukup.
"Pencegahan utama buat anak agar tak ikut-ikutan adalah membangun hubungan yang dekat dengan anak, yang membuat anak nyaman menjadi dirinya sendiri," ujar Nina.
Nina menyampaikan bahwa anak-anak umumnya akan menurut kepada orangtua kalau mereka punya hubungan dekat dengan orangtua dan melihat orangtua sebagai sosok yang mengagumkan bagi mereka.
Dia menyarankan orangtua agar selalu berusaha meluangkan waktu untuk mengobrol dengan anak agar anak nyaman membicarakan masalah-masalah mereka dengan orangtua.
"Cara ini, apabila remaja punya masalah, ia nyaman untuk bicara dengan orangtuanya, termasuk ketika diajak melakukan hal-hal yang berbahaya
oleh teman-temannya," ungkap Nina.
Menurut dia, orangtua juga perlu berusaha mengenal teman-teman anak, karena anak-anak cenderung suka mengikuti teman-teman di lingkungan pergaulannya.
"Temannya pun juga cenderung segan untuk mengajak remaja kita berperilaku aneh-aneh apabila kenal dengan si orangtua secara nyaman,"
katanya.
"Jika teman-teman remaja sepertinya bermasalah, kita juga bisa mengajak si remaja diskusi tentang pergaulannya ini. Jadi si remaja enggak cuma ikut-ikutan dengan teman-temannya," lanjutnya.
Nina mengatakan para orangtua juga perlu menjaga kesehatan mental, merasa nyaman dengan dirinya sendiri, agar bisa memancarkan
kepercayaan dirinya kepada anak.
Fenomena-fenomena yang menjadi viral di platform media sosial, yang tidak selalu positif, seringkali membuat orang ikut-ikutan melakukannya karena tidak mau dianggap ketinggalan. (Ant/Z-1)
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
REKAMAN video berdurasi sekitar lima menit menampilkan seorang pria mengenakan jaket ojek online (ojol), warga diminta berhati-hati menyikapinya
Sedang viral! Tren Caricature of Me and My Job bikin karikatur profesi pakai ChatGPT. Ini cara mudah dan prompt yang dipakai.
Video viral pria gendong diduga mayat di Tambora ternyata biawak 1,7 meter. Simak penjelasan Polsek Tambora dan alasan pria tersebut jalan kaki.
Setelah polisi melakukan pengecekan dan pemeriksaan. Berikut fakta dan kronologi video viral pria yang diduga gendong mayat di Tambora yang ternyata biawak
SEORANG pria diduga memanggul mayat di RT 012 RW 06 Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Ia terekam oleh kamera pengawas CCTV. Kepolisian langsung melakukan penyelidikan
Patung macan putih di Desa Balongjeruk, Kabupaten Kediri, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Ternyata patung tersebut menjadi simbol perpaduan antara budaya dan berkah bagi warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved