Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KANKER merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Meski telah banyak kemajuan dalam pengobatan, penyakit ini tetap menjadi tantangan besar bagi dunia medis.
Dari lebih dari 200 jenis kanker yang diketahui, ada beberapa yang sangat mematikan, terutama karena tingkat kelangsungan hidupnya yang rendah.
Menurut data World Health Organization (WHO), pada 2020, kanker paru-paru, kolorektal, dan hati menjadi penyebab kematian terbanyak akibat kanker di dunia. Namun, kanker paling mematikan biasanya memiliki tingkat kelangsungan hidup yang paling rendah.
Tidak semua kanker dengan angka kematian tinggi tergolong paling mematikan jika dilihat dari tingkat kelangsungan hidup individu.
Direktur Penelitian Pengawasan Kanker di American Cancer Society (ACS), Rebecca Siegel, menjelaskan bahwa jumlah kematian tahunan jenis kanker bergantung pada prevalensinya dan persentase pasien yang bertahan hidup pasca diagnosis. Jenis kanker paling mematikan umumnya memiliki tingkat kelangsungan hidup terendah.
Tingkat keparahan kanker diukur berdasarkan kelangsungan hidup relatif lima tahun, yang menunjukkan persentase pasien yang bertahan lima tahun setelah diagnosis, tanpa memperhitungkan penyebab kematian lainnya.
Data ini diperoleh dari Program Pengawasan, Epidemiologi, dan Hasil Akhir (Surveillance, Epidemiology, and End Results atau SEER) dari National Cancer Institute (NCI).
Tingkat kelangsungan hidup lima tahun: 12,8%
Kanker pankreas sulit diobati jika terdeteksi pada tahap lanjut.
Pada stadium IV, tingkat kelangsungan hidup lima tahun bahkan turun hingga 1%.
Tingkat kelangsungan hidup lima tahun: 21,6%
Penyakit ini sering terlambat terdeteksi.
Faktor risiko meliputi usia lanjut, jenis kelamin pria, merokok, konsumsi alkohol, dan refluks asam lambung.
Tingkat kelangsungan hidup lima tahun: 21,7%
Lebih umum terjadi di negara dengan prevalensi tinggi hepatitis, kanker hati sering berkembang tanpa gejala awal yang jelas.
Tingkat kelangsungan hidup lima tahun: 26,7%
Penyebab kematian terbesar akibat kanker di dunia. Merokok menjadi faktor risiko utama.
Tingkat kelangsungan hidup lima tahun: 31,9%
AML berkembang dari sel-sel mieloid. Meski kemoterapi bisa membantu, tingkat kesembuhannya masih rendah.
Tingkat kelangsungan hidup lima tahun: 33,4%
Sebagian besar kanker otak berasal dari metastasis bagian tubuh lain, sehingga lebih sulit diobati.
Tingkat kelangsungan hidup lima tahun: 36,4%
Faktor risiko seperti infeksi Helicobacter pylori sering terkait dengan kanker lambung yang umumnya terlambat terdiagnosis.
Tingkat kelangsungan hidup lima tahun: 50,9%
Diagnosis sering terlambat karena gejala yang tidak spesifik.
Tingkat kelangsungan hidup lima tahun: 61,1%
Kanker sel plasma ini sulit disembuhkan meskipun pengobatan terus berkembang.
Tingkat kelangsungan hidup lima tahun: 61,5%
Faktor risiko utama termasuk merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.
Kanker sulit diobati dengan satu obat karena setiap jenis kanker memiliki sifat biologis yang berbeda. Selain itu, kanker terdiri dari subtipe dengan respons yang bervariasi terhadap pengobatan.
Contohnya, kanker pankreas dan kanker paru-paru membutuhkan pendekatan terapi yang berbeda meskipun sama-sama mematikan.
Sebagian pengobatan kanker hanya mampu mengurangi gejala atau mengecilkan tumor, namun tidak bisa memastikan kanker tidak kambuh.
Sel kanker sering kali mampu "bersembunyi" di dalam tubuh tanpa terdeteksi, sehingga membuat penyembuhan total sulit tercapai.
Dengan kemajuan teknologi dan penelitian, kemungkinan menemukan pengobatan lebih efektif terus meningkat. Namun, tantangan biologis dan molekuler masih menjadi hambatan besar dalam menciptakan obat kanker yang universal. (livescience.com/Z-10)
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Hingga saat ini, para peneliti masih mendalami penyebab pasti munculnya kanker paru pada nonperokok.
Peneliti University of Waterloo merekayasa bakteri Clostridium sporogenes untuk mengonsumsi tumor. Gunakan sistem "sirkuit DNA" agar aman bagi tubuh.
Di Indonesia usia kanker paru 10 tahun lebih muda dibandingkan di luar negeri. Angkanya juga meningkat terutama pada perempuan yang tidak merokok dan usia muda
Kondisi tubuh yang kuat sangat diperlukan agar anak mampu menghadapi berbagai efek samping akibat kemoterapi.
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved