Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DENGAN jumlah sumber daya terbatas, tim dalam perusahaan kewalahan dengan kian banyaknya tugas yang harus diselesaikan. Hal itu berimbas langsung pada menurunnya kualitas layanan dan interaksi dengan pelanggan yang berujung pada respons yang bertele-tele.
Perusahaan lalu beralih menggunakan teknologi AI sebagai solusinya.
Namun, perusahaan tidak bisa mempercayakan sepenuhnya operasional AI akibat kurangnya solusi yang menghadirkan respons generik untuk setiap masalah pelanggan.
Perusahaan memerlukan platform baru yang dirancang seperti pekerja digital berupa agen AI otonom dengan kapabilitas melakukan reasoning pada sejumlah data dan menyatu dalam workflow di setiap unit. Di sisi lain, juga mampu mengambil langkah secara otonom untuk jenis pekerjaan tertentu dari sebuah tim perusahaan.
Salesforce, perusahaan artificial intelligence (AI) Customer Relationship Management (CRM) nomor satu dunia, meluncurkan Agentforce 2.0, versi mutakhir dari Agentforce, yakni platform karyawan digital pertama untuk perusahaan.
Agentforce merupakan sistem AI untuk penerapan augmentasi tim di dalam perusahaan dengan dukungan agen AI otonom tepercaya yang menyatu dalam alur kerja perusahaan.
"Agentforce 2.0 hadir dengan library terbaru yang menampilkan beragam skill yang sudah siap pakai dan memungkinkan pengintegrasian dengan workflow yang ada sehingga proses kustomisasi jadi kian cepat," kata Chair and CEO Salesforce Marc Benioff, dikutip Jumat (3/1).
Platform ini juga dilengkapi kemampuan untuk penggelaran Agentforce di Slack, beserta sejumlah peningkatan dalam kapabilitas reasoning berbasis agen dan retrieval augmented generation (RAG).
Sejumlah pengembangan pada platform versi terbaru ini diharapkan dapat mendukung perusahaan dalam meningkatkan skalabilitas workforce dengan agen terkustomisasi untuk menangani sejumlah proses kompleks, dengan tugas berjenjang dan tingkat presisi dan akurasi yang kian tinggi.
“Agentforce 2.0 merupakan revolusi platform pekerja digital Salesforce digital yang dilengkapi kapabilitas untuk melakukan reasoning paling mutakhir dengan fitur canggih guna mengoptimalkan performa agen otonom dengan tingkat kecerdasan, presisi, dan akurasi yang kian tinggi."
Marc menyebut Agentforce menghadirkan AI, data, aplikasi, dan automasi berkolaborasi dengan sumber daya manusia yang ada untuk menciptakan cara baru menuntaskan pekerjaan di organisasi.
"Agentforce 2.0 mengokohkan posisi kami sebagai pemimpin terdepan yang menghadirkan solusi pekerja digital, mendukung perusahaan dalam pengembangan workforce tanpa batas dan terwujudnya transformasi bisnis."
Terkait itu, Adecco Group mengoptimalkan pemanfaatan Agentforce dengan karyawan digital dalam upaya meningkatkan skalabilitas pada proses perekrutan secara tepersonalkan.
Senior Vice President of Global Operations and AI The Adecco Group Greg Shewmaker menjelaskan pihaknya berkomitmen mempertemukan kandidat dengan peluang-peluang bagi mereka dalam jalinan yang penuh makna.
Ini dilakukan dengan sentralisasi data di 40 sistem yang dimiliki dengan Salesforce Data Cloud dan mengoptimalkan pemanfaatan Agentforce.
"Kami melakukan transformasi baru guna menghadirkan pengalaman terbaik bagi kandidat pencari kerja. Agen pada Agentforce beroperasi penuh selama 24/7, dengan cepat dan tepersonalkan dalam skala besar sehingga karyawan bisa fokus mengerjakan tugas-tugas lain yang lebih bernilai dalam upaya menjalin koneksi dengan para kandidat," ungkap Greg. (H-2)
Ashley St. Clair, ibu dari anak Elon Musk, menggugat xAI setelah chatbot Grok diduga menghasilkan citra seksual eksplisit dirinya tanpa izin.
Fitur AI Google Photos kini mampu menghapus objek, mengedit foto dengan teks, dan mengganti latar, menjadikannya alternatif Photoshop yang praktis.
Teknologi AI baru bernama CytoDiffusion mampu mendeteksi tanda halus leukemia pada sel darah dengan akurasi tinggi, bahkan melampaui kemampuan dokter spesialis.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
Model tersebut berguna bagi investor sebagai alat bantu dalam investasi kuantitatif, dan akademisi dapat menggunakan hasilnya untuk menguji serta menyempurnakan teori.
EKSPLOITASI seksual anak di ruang digital kian mengkhawatirkan dengan maraknya manipulasi konten seksual berupa foto dan video melalui fitur kecerdasan buatan atau AI misalnya lewat Grok.
Ilmu ini merupakan framework digital yang dirancang khusus untuk membantu UMKM bertumbuh, lebih adaptif, efisien, dan kompetitif.
Platform ini menggunakan teknologi AI untuk membantu pemilik usaha melindungi mereknya secara real-time.
PLATFORM kripto global OKX resmi meluncurkan CeDeFi, fitur inovatif terbaru di aplikasi OKX yang memungkinkan pengguna mengakses jutaan token di berbagai blockchain melalui satu aplikasi terpadu.
Kazee memperkenalkan layanan KazeeAI, platform Agentic AI untuk otomatisasi analisis dan pengambilan keputusan strategis, dan Fastra, platform AI untuk pembuatan laporan.
Dengan sistem Velodiva, setiap lagu tercatat secara otomatis, laporan tersedia secara transparan, dan royalti tersalurkan dengan adil kepada pencipta musik.
Sejalan dengan kerangka teorinya maka metode riset yang digunakan adalah mixed-method, yaitu perpaduan antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved