Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Disiplinku, Platform Presensi Berbasis AI untuk Perkuat Etos Kerja

Rahmatul Fajri
09/2/2026 15:52
Disiplinku, Platform Presensi Berbasis AI untuk Perkuat Etos Kerja
Irjen pol (purn) Yehu wangsajaya, dr. Deden rahmawan, prof. Dr. Muhammad Zarlis, M. Sc, Bambang Rukminto, Dina Ernawati(Dok Istimewa)

PT Technosoft Indo Prima resmi meluncurkan "Disiplinku", sebuah platform digital terpadu yang dirancang untuk merevolusi manajemen sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Aplikasi ini mengintegrasikan fitur presensi, pengelolaan dokumen resmi, hingga basis pengetahuan tim yang didukung oleh kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Peluncuran dilakukan dalam acara Grand Launching di Kantor Research & Development Technosoft Indo Prima, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026). Kehadiran Disiplinku diproyeksikan menjadi solusi bagi organisasi dan dunia usaha dalam membangun budaya kerja yang disiplin, transparan, dan berbasis data.

CEO Technosoft Indo Prima, Deden Rahmawan menyatakan bahwa platform ini dikembangkan untuk menjawab kompleksitas tantangan pengelolaan SDM di era digital.

“Disiplinku kami hadirkan sebagai solusi terintegrasi untuk membangun sistem kerja yang rapi, akurat, dan profesional. Kami percaya data yang valid adalah fondasi utama membentuk tim yang produktif dan berdaya saing,” ujar Deden melalui keterangannya, Senin (9/2/2026).

Disiplinku dilengkapi teknologi keamanan tingkat tinggi guna menjamin validitas data kehadiran karyawan. Beberapa fitur unggulannya meliputi face recognition dengan liveness detection, sistem anti fake-GPS, serta geotagging.

Selain urusan presensi dan pengajuan administratif seperti cuti serta reimbursement, platform ini juga mendukung Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) melalui fitur SOS Button. Keunggulan lainnya adalah fitur Info Pintar berbasis AI yang mampu menganalisis tren kedisiplinan untuk membantu pimpinan mengambil keputusan operasional secara cepat.

Instrumen Menuju Indonesia Emas 2045

Peluncuran ini mendapat apresiasi dari pakar lintas bidang. Irjen (Purn) Yehu Wangsajaya menilai Disiplinku dapat menjadi jawaban atas tantangan etos kerja bangsa.

“Disiplinku, jika digunakan secara masif, dapat menjadi instrumen perubahan perilaku kerja yang berkontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Yehu.

Senada, Guru Besar Kecerdasan Buatan, Muhammad Zarlis menyebut aplikasi ini layak diterapkan di berbagai level organisasi karena mampu membangun akuntabilitas dari tingkat operasional hingga pimpinan. 

"Aplikasi ini tidak hanya mendukung kedisiplinan dan administrasi, tetapi juga membangun transparansi, akuntabilitas, serta keselarasan kerja dari level operasional hingga pimpinan,” katanya.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya