Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Oleh-Oleh Haji Kini Bisa Dipesan Online, Sampai ke Rumah Lebih Dulu dari Jamaah

 Gana Buana
28/1/2026 22:29
Oleh-Oleh Haji Kini Bisa Dipesan Online, Sampai ke Rumah Lebih Dulu dari Jamaah
Oleh-Oleh Haji Kini Bisa Dipesan Online.(Antara)

KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah menyiapkan inovasi baru berupa platform digital khusus belanja oleh-oleh haji. Terobosan ini dirancang agar jamaah dapat membeli buah tangan khas haji langsung dari produsen dalam negeri, tanpa harus berbelanja di Arab Saudi.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, mengungkapkan bahwa banyak produk yang selama ini dijual sebagai oleh-oleh di Tanah Suci sebenarnya berasal dari Indonesia.

“Banyak barang seperti tasbih atau sajadah yang dijual di Saudi itu produksinya dari Indonesia. Maka rantai pasoknya ingin kita potong, supaya jamaah bisa membeli langsung dari produsen lokal,” ujar Jaenal saat ditemui di Asrama Haji Pondok Gede, dilansir dari Antara, Rabu (28/1).

Dengan adanya platform ini, jamaah tidak perlu lagi menghabiskan uang di luar negeri untuk produk yang sesungguhnya buatan UMKM nasional. Selain itu, sistem pengiriman juga dibuat lebih praktis.

“Jamaah bahkan belum sampai rumah, oleh-olehnya sudah tiba duluan. Produk dibeli di Indonesia dan langsung dikirimkan,” tambahnya.

Produk Lokal Unggulan Jadi Andalan

Kemenhaj telah mulai memetakan sejumlah produk potensial yang dapat masuk dalam katalog oleh-oleh haji digital tersebut. Salah satunya adalah kurma dari Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang disebut memiliki kualitas nutrisi terbaik ke-7 di dunia.

Selain itu, tasbih yang banyak beredar di pasar Makkah ternyata sebagian besar dibuat oleh perajin dari Jepara. Produk lain seperti cokelat asal Garut juga dinilai memiliki peluang besar sebagai buah tangan jamaah.

“Tasbih di Saudi itu ternyata datang dari Jepara. Cokelat dari Garut juga potensial. Ini tugas kami untuk mengidentifikasi produk-produk yang bisa dijadikan oleh-oleh,” kata Jaenal.

Expo UMKM Oleh-Oleh Haji Akan Digelar

Sebagai bagian dari persiapan, Kemenhaj juga merencanakan penyelenggaraan “Expo UMKM Oleh-Oleh Haji” yang akan dibagi dalam tiga zona: Indonesia timur, tengah, dan barat. Expo ini bertujuan mengurasi produk-produk terbaik agar layak dipasarkan kepada jamaah melalui platform resmi.

Dengan skema baru ini, jamaah cukup memesan melalui aplikasi atau saat berada di asrama haji. Barang kemudian akan dikirim langsung ke alamat rumah menggunakan jasa logistik, sehingga jamaah tidak perlu repot membawa beban berat dari Arab Saudi.

Jaenal optimistis layanan ini akan diminati, mengingat rata-rata jamaah membawa uang saku cukup besar dan biasanya membeli hingga 20 kilogram oleh-oleh.

Jika potensi belanja tersebut dapat dialihkan ke UMKM lokal, maka dampak ekonominya diyakini akan sangat besar bagi daerah-daerah sentra produksi di Indonesia. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya