Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MANFAAT tomat bagi kesehatan tidak perlu diperkenalkan lagi. Sayuran merah montok, yang juga merupakan buah, juga digunakan sebagai bagian dari perawatan kecantikan dan menghilangkan kulit kecoklatan selama musim panas. Tomat juga dipuji karena sifat antioksidannya yang kuat dan juga diyakini memiliki kekuatan perlindungan terhadap radiasi UV berbahaya dari matahari. Tapi tahukah Anda bahwa tomat pun memiliki efek samping tertentu yang tidak bisa Anda abaikan.
Tomat mengandung asam malat dan asam sitrat, yang membuat perut Anda terlalu asam. Terlalu banyak makan tomat bisa menyebabkan sakit jantung atau naiknya asam lambung akibat produksi asam lambung berlebih di lambung. Orang yang sering menderita stres pencernaan atau memiliki gejala GERD (penyakit refluks gastroesofageal) mungkin ingin mengurangi konsumsi tomat.
Tomat mengandung senyawa yang disebut histamin yang dapat menyebabkan ruam kulit atau alergi. Bagi orang yang alergi terhadap tomat, konsumsi tomat dapat menyebabkan gejala yang parah seperti pembengkakan pada mulut, lidah dan wajah, bersin, iritasi tenggorokan, dll.
Ini mungkin tampak mengejutkan tetapi makan terlalu banyak tomat dapat menyebabkan penumpukan batu ginjal. di dalam tubuh. Hal ini karena tomat kaya akan kalsium dan oksalat, yang bila berlebihan di dalam tubuh, tidak mudah dimetabolisme atau dikeluarkan dari tubuh. Unsur-unsur ini mulai mengendap di dalam tubuh, menyebabkan pembentukan batu ginjal.
Konsumsi tomat secara berlebihan dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada persendian. Hal ini disebabkan adanya alkaloid yang disebut solanin. Senyawa ini bertanggung jawab untuk membangun kalsium di jaringan, sehingga menyebabkan peradangan
Ini adalah suatu kondisi dimana jumlah likopen yang berlebihan dalam darah seseorang dapat menyebabkan perubahan warna pada kulit. Likopen secara umum baik untuk tubuh Anda, tetapi bila dikonsumsi dalam jumlah lebih dari 75 mg per hari, dapat menyebabkan likopenodermia.
Tomat Anda mungkin membawa bakteri salmonella, yang menyebabkan diare. Namun, sebaliknya pada orang yang tidak memiliki intoleransi tomat, diare jarang terjadi. (H-3)
ISPA, diare, dan infeksi kulit menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan pascabanjir di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Melalui aksi ini, FKM UI berharap dapat menciptakan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.
Tim Kesehatan Lingkungan juga menghitung kebutuhan toilet portabel, memastikan ketersediaan air dan sanitasi.
IDAI menjelaskan penyakit yang rentan dialami anak pascabencana di antaranya diare, infeksi saluran pernafasan, dan leptospirosis
Tidak disarankan memberi obat penyetop diare pada saat anak keracunan karena akan menghambat pengeluaran racun dari tubuh.
Penyebab utama diare ini terjadi karena masuknya kuman yang akan mengganggu aktivitas organ pencernaan. Diare ini dapat disembuhkan dengan beberapa pengobatan.
Di Indonesia, prevalensi osteoartritis mencapai sekitar 15% pada usia 40 tahun ke atas dengan perempuan yang memiliki risiko osteoartritis lebih tinggi dibanding pria.
Tak hanya dari makanan, beberapa obat bisa memicu asam urat dan nyeri sendi. Kenali jenis obatnya agar lebih waspada dan konsultasikan ke dokter.
Lebih dari sekadar pertandingan, turnamen ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan tubuh memerlukan keseimbangan antara aktivitas fisik dan dukungan nutrisi dari dalam.
Berikut 14 makanan terbaik kaya omega-3 untuk ditambahkan ke makanan Anda untuk kesehatan dan mobilitas sendi yang lebih baik.
Banyak orang mengklaim bahwa kolang-kaling dapat membantu meredakan nyeri lutut dan sendi. Namun, apakah itu benar atau hanya mitos?
Sejumlah orang mengeluhkan nyeri sendi saat menjalankan ibadah puasa. Selama berpuasa, kurangnya asupan cairan memang bisa memicu dehidrasi yang kemudian memengaruhi persendian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved