Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIAP orangtua ingin memberikan pengalaman terbaik untuk buah hati dan menemukan aktivitas yang edukatif sekaligus menyenangkan. Sebagai platform digital pertama di Indonesia yang membantu orangtua mencari dan memesan berbagai kegiatan untuk anak-anak, Happy Kamper hadir menawarkan lebih dari 600 aktivitas anak.
"Aktivitas itu terbagi dalam sembilan kategori, mulai dari olahraga, seni, edukasi, hingga aktivitas rekreasi yang menyenangkan," ujar Co-founder Happy Kamper, Jared Prellwitz, dalam keterangannya, Senin (23/12). Saat ini, platform ini sudah tersedia di sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali.
Co-founder Happy Kamper, Helena Tegoeh, mengungkapkan, platformnya didukung oleh lebih dari 250 penyedia layanan aktivitas anak seperti The Parlor Hills, Dago Dreampark, Buumi Playscape, Playfield, Happy Kiddy, dan Zoomoov. Orangtua cukup membuka aplikasi yang tersedia di App Store dan Google Play Store dan memilih aktivitas yang sesuai dengan usia, minat, lokasi, dan anggaran keluarga.
Platform itu juga meluncurkan program loyalty yang bertajuk Petualangan Happy Kamper. Dalam program ini, orangtua bisa mendapatkan berbagai keuntungan seperti diskon 10% setelah pembelian pertama dan kesempatan mengumpulkan poin yang dapat ditukarkan dengan voucer senilai hingga Rp100.000.
Selain itu, platform ini memperkenalkan fitur terbaru, yaitu Direct Messaging, yang memungkinkan komunikasi dua arah antara orangtua dan penyedia layanan aktivitas. Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna, memungkinkan orangtua untuk bertanya langsung kepada penyedia layanan tentang berbagai aktivitas yang tersedia. (Z-2)
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved