Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPIR 3 juta sungai di seluruh dunia mengalami perubahan yang cepat dan mengejutkan, yang dapat berdampak drastis pada pasokan air minum hingga risiko banjir, menurut sebuah studi baru.
Para ilmuwan memetakan aliran air di setiap sungai di dunia setiap hari selama 35 tahun terakhir dengan menggunakan data satelit dan pemodelan komputer. Hasilnya mengejutkan: 44% dari sungai terbesar dunia mengalami penurunan volume air tahunan, termasuk Sungai Congo, Yangtze, dan Plata. Sementara itu, 17% sungai kecil di hulu, terutama di wilayah pegunungan, justru menunjukkan peningkatan aliran air.
Penyebab perubahan ini tidak dijelaskan secara rinci dalam studi tersebut, tetapi para penulis menekankan dampak aktivitas manusia dan krisis iklim berbasis bahan bakar fosil yang mengubah pola curah hujan serta mempercepat pencairan salju.
Penurunan aliran air di sungai besar mengurangi pasokan air tawar untuk kebutuhan manusia, pertanian, dan peternakan, serta mengurangi kemampuan sungai mengangkut sedimen, yang penting untuk membentuk delta sungai sebagai pelindung alami terhadap kenaikan permukaan laut. Di sisi lain, peningkatan aliran sungai kecil dapat membantu ekosistem perikanan, tetapi juga meningkatkan risiko banjir dan membawa sedimen berlebih yang dapat merusak infrastruktur pembangkit listrik tenaga air.
Penelitian ini menunjukkan sungai, yang berfungsi seperti pembuluh darah Bumi, mengalami perubahan yang lebih besar dan lebih cepat dari yang diperkirakan. Untuk melindungi sungai, perlu dilakukan pengurangan emisi bahan bakar fosil, adaptasi terhadap perubahan yang sudah terjadi, dan pengelolaan dampak aktivitas manusia seperti pengubahan alur sungai dan pembangunan di dataran banjir.
"Sungai adalah ekosistem dinamis yang indah dan sumber daya yang tidak boleh kita sia-siakan," kata Hannah Cloke, seorang profesor hidrologi di Universitas Reading. (CNN/Z-3)
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
PERWAKILAN Perempuan Nelayan Sumatra Utara, Jumiati, mengungkapkan perubahan iklim membuat cuaca sulit diprediksi. Itu berdampak pada banyaknya nelayan di kampungnya kesulitan melaut.
Studi terbaru mengungkap tanaman tropis mengalami pergeseran waktu berbunga hingga 80 hari. Fenomena ini mengancam rantai makanan dan kelangsungan hidup hewan.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti ETH Zurich temukan emisi gas rumah kaca dari danau hitam Kongo berasal dari gambut purba ribuan tahun.
Peneliti menemukan pola kadar garam (salinitas) di Pasifik Barat saat musim semi dapat memperkuat intensitas El Niño hingga 20%.
Efek dehidrasi ringan akan semakin terasa jika tubuh tidak terhidrasi selama sekitar tiga jam.
BUKTI bahwa Planet Mars pernah memiliki air dalam jumlah besar terus bertambah. Mulai dari delta sungai, mineral hingga struktur permukaan yang menyerupai bentang alam di Bumi
Sejumlah astronom menemukan cadangan air terbesar yang pernah diketahui di alam semesta. Lautan ini ditemukan di sebuah quasar raksasa yang berjarak sekitar 12 miliar tahun cahaya dari Bumi.
Dalam uji cobanya, para peneliti menempatkan sampel material penyerap dalam ruangan dengan tingkat kelembapan yang berbeda-beda.
PERUSAHAAN air minum dalam kemasan (AMDK) mesti melakukan konservasi air melalui penanaman pohon, perawatan daerah aliran sungai (DAS), dan penguatan area resapan air.
KEBERHASILAN Depo Air Minum Biru didorong oleh tiga faktor utama. Apa saja itu?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved