Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca Indonesia untuk Minggu, 8 Desember 2024.
Cuaca di berbagai wilayah Indonesia dipengaruhi oleh BB Cyclone Tropis 91S dan 90B, yang membentuk daerah konvergensi dan konfluensi, serta sirkulasi siklonik di beberapa perairan.
Hal ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah terdampak.
Suhu udara di Indonesia diperkirakan berkisar antara 16°C hingga 33°C, dengan kelembapan relatif antara 62% hingga 100%. Angin bertiup dari barat dengan kecepatan 15 km/jam hingga 65 km/jam, terutama di wilayah yang dekat dengan sirkulasi siklonik.
Masyarakat di wilayah berikut diimbau untuk waspada terhadap banjir rob:
Dengan kondisi cuaca yang dinamis, masyarakat di seluruh Indonesia diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari BMKG dan waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti hujan deras, petir, dan gelombang tinggi yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. (Z-10)
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Bibit Siklon Tropis 97S yang saat ini terpantau di wilayah utara Australia berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan pada periode 16-22 Januari 2026.
BMKG menyebut November–Desember sebagai periode rawan terbentuknya siklon tropis akibat tumpang tindih musim di belahan Bumi utara dan selatan.
BMKG memantau bibit siklon 93S dan 95S yang berpotensi menyebabkan gelombang tinggi di perairan selatan Jawa dan Papua.
Fokus utama dinamika atmosfer adalah penguatan Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia Barat Daya Lampung yang kini mencapai kecepatan angin maksimum 40 knot (75 km/jam).
Bibit Siklon 91S berpotensi memicu peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, dan Lampung.
Dalam laporan prakiraan cuaca BMKG, terpantau adanya cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia yang dipengaruhi oleh sistem atmosfer cukup kompleks, termasuk Bibit Siklon Tropis 91S
(BMKG) mengidentifikasi bibit siklon tropis 91S yang meningkatkan potensi cuaca signifikan di Wilayah Sumatra bagian Selatan dan Jawa Barat.
BMKG dan BPBD Jabar merilis peta peringatan dini terjadinya hujan lebat disertai petir di wilayah utara Jabar, di antaranya Indramayu, Cirebon, Majalengka dan Kuningan.
BMKG memperingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena cuaca ekstrem masih melanda Pulau Sumba sampai Senin (9/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved