Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Fitri Hudayani menyatakan bahwa vitamin A dan vitamin C menjadi zat yang amat penting untuk dikonsumsi oleh tubuh saat memasuki musim hujan.
"Untuk menjaga kekebalan tubuh saat musim hujan, kita perlu mengonsumsi vitamin C yang didapat dari buah-buahan dan vitamin A dari
sejumlah sayuran," kata Fitri, Jumat (6/12).
Menanggapi telah tibanya musim hujan, Fitri mengatakan vitamin A dapat diperoleh dari wortel, jambu merah, tomat, dan paprika merah.
Sedangkan dari bahan makanan lain vitamin A terkandung di dalam telur, daging ayam, dan daging sapi.
Vitamin A membantu menjaga daya tahan tubuh dan memperkuat jaringan mukosa yang berperan sebagai jaringan yang melapisi rongga tubuh dan organ internal.
Kemudian untuk vitamin C dapat ditemukan di dalam banyak jenis buah-buahan, misalnya seperti jeruk, mangga, stroberi, nanas, kiwi atau beri-berian.
Manfaat vitamin C yakni menaikkan sistem kekebalan hingga membantu tubuh pulih dari sakit.
"Makanan ini juga jika dikonsumsi dapat menjaga mineral tubuh," ucap dia.
Lebih lanjut Fitri menganjurkan makanan lain yang perlu dikonsumsi adalah herbal seperti jahe, sereh, kayu manis dan temulawak yang memberikan efek menghangatkan tubuh serta menenangkan.
Herbal juga membantu tubuh terhindar dari penyakit yang sering muncul di musim hujan seperti influenza dan batuk-pilek karena mengandung
antioksidan yang amat baik bagi daya tahan tubuh.
Sejumlah herbal tersebut dapat dikonsumsi menjadi air seduhan yang hangat dengan ditambahkan pemanis alami seperti madu.
Menurutnya, bagi seseorang yang dalam kesehariannya sudah memiliki pola makan gizi seimbang serta tercukupi asupan sayur dan buahnya, suplemen vitamin tidak diperlukan lagi.
Namun, jika seseorang tidak memiliki kebiasaan pola makan yang seimbang, kurang asupan sayur dan buah atau adanya kondisi peningkatan kebutuhan zat gizi tertentu, maka diperlukan tambahan suplemen vitamin karena dikhawatirkan akan kurang dan dapat memengaruhi ketahanan
tubuh dalam melawan penyakit khususnya penyakit infeksi yang sering timbul di musim hujan.
"Hal ini berlaku baik bagi usia anak-anak maupun orang dewasa," ujarnya.
Fitri mengingatkan selain kecukupan vitamin dari buah dan sayur, mengonsumsi makanan bergizi serta herbal, masyarakat perlu menjaga kebersihan diri termasuk cara mengelola makanan agar tidak terkena penyakit.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah membatasi konsumsi gula, garam dan lemak (GGL), sehingga kondisi kesehatan didapat lebih optimal. (Ant/Z-1)
KIWI dikenal sebagai buah yang kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, serta serat. Bagian kulitnya justru menyimpan banyak nutrisi penting.
Vitamin D sebenarnya memiliki banyak manfaat lain yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Buah yang kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan esensial, buah-buahan memberikan nutrisi awal yang baik untuk mengawali hari.
Vitamin atau yang dikenal sebagai mikronutrien, sangat penting bagi tubuh. Untuk menunjang fungsi sel dan proses molekuler tubuh. Tapi hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil.
Namun, beberapa suplemen mengandung pemanis tambahan yang bisa menambah kalori, sehingga penting untuk memperhatikan komposisinya terutama saat diet.
Rambut rontok bukan sekadar masalah kosmetik. Kekurangan vitamin dan mineral bisa melemahkan folikel rambut dan memicu kerontokan.
MINYAK sawit murni--berwarna merah bertekstur kental--merupakan salah satu minyak nabati yang lebih sehat dibandingkan minyak nabati lain.
AHLI Gizi Masyarakat, Tan Shot Yen mengatakan memasuki musim hujan kekebalan tubuh akan sangat penting agar tidak mudah jatuh sakit. Vitamin A dan C menjadi salah satu asupan untuk imunitas
Selain wortel, ada banyak makanan lain yang juga kaya akan vitamin A, seperti sayuran, buah-buahan, jeroan, dan produk susu.
VITAMIN adalah bagian penting dari pola makan kita, berperan sebagai pilar kesehatan yang mendukung berbagai fungsi tubuh. Salah satu vitamin esensial ini adalah Vitamin A.
Bukti ilmiah menunjukkan vitamin A, selain untuk penyakit pernapasan, bermanfaat menurunkan angka kematian terkait diare sebesar 28%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved