Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG Klinis dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto mengatakan belajar dari kasus penusukan di Cilandak, Jakarta Selatan yang diduga dilakukan remaja 14 tahun, ada hal-hal terkait kondisi mental anak dan remaja yang perlu diperhatikan oleh orangtua atau wali.
Ia menyebut beberapa perubahan sikap yang perlu diwaspadai oleh orangtua atau wali yang bisa menjadi tanda bahwa anak mungkin mengalami gangguan mental.
"Misalnya seperti adanya perubahan emosional yang drastis, perubahan pola tidur atau makan, penurunan prestasi akademik, perubahan sosial yang memungkinkan anak mengisolasi diri atau mengalami perubahan lingkarasosial dan adanya perubahan perilaku dan tindakan yang merusak diri sendiri," ujar dia, Senin (2/12),
Perubahan itu juga termasuk adanya perubahan fisik yang mencolok, adanya pikiran atau percakapan tentang bunuh diri hingga tanda-tanda gangguan psikotik.
Seperti diberitakan, seorang remaja berinisial MAS, 14, diduga membunuh dengan menusuk ayah APW dan neneknya RM hingga tewas dan melukai ibunya AP di P Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11) dini hari pukul 01.00 WIB. Dari pernyataan dan pengakuan bahwa tersangka mendengar bisikan-bisikan yang mengganggu saat sulit tidur. (H-3)
Sepeda motor hasil rampokan tersebut sempat dipasarkan melalui media sosial (marketplace) sebelum akhirnya berhasil disita polisi sebagai barang bukti.
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Upaya pencegahan bunuh diri pada remaja dinilai perlu dimulai dari penguatan “jaring pengaman” di lingkungan terdekat, terutama sekolah dan keluarga.
Agar aturan gawai dapat berjalan efektif, orangtua perlu menerapkan pola asuh yang masuk akal dan kolaboratif.
Data Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan pembiayaan paylater oleh perusahaan pembiayaan meningkat sebesar 63,89% pada Oktober 2024 (YoY).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved