Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (Pita Kuning) Tyas Amalia mengatakan anak dengan kanker sering mengalami perundungan atau bullying di lingkungannya.
Ia menyebut bullying pada anak dengan kanker utamanya disebabkan oleh perubahan fisik dan sosial yang berasal dari menjalani pengobatan.
"Hal ini juga diperburuk dengan stigma negatif pada kanker anak yang masih beredar, seperti penyakit kanker adalah kutukan atau kanker menular. Sehingga anak pejuang kanker yang terlihat berbeda tersisihkan dan mudah menjadi target aksi kekerasan bagi teman sebayanya," kata Tyas, Rabu (27/11).
Sejak 2021, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat ada ratusan kasus kekerasan anak di sekolah dan tahun ini perundungan menjadi bentuk kekerasan dominan kedua (31%).
Walaupun diketahui bullying dapat dialami oleh siapa saja, anak-anak dari kelompok rentan seperti anak dengan kanker, memiliki risiko lebih besar menjadi korban.
Pendamping anak dengan kanker di Pita Kuning Shaqila Noor menceritakan salah satu anak Pita Kuning, karena badannya sangat kurus, tidak memiliki rambut, berbeda dari teman-teman lainnya, jadi suka diolok-olok oleh teman-temannya.
"Itu tentu mempengaruhi mentalnya. Ia jadi lebih suka menyendiri, tidak mau pergi ke sekolah, dan memilih untuk selalu memakai topi karena takut akan di-bully kembali," ungkap Shaqila.
Perundungan pada anak dengan kanker banyak berdampak negatif pada kesehatan mental dan perilaku anak. Anak jadi mudah merasa cemas, memiliki ketakutan berlebih, gangguan tidur, dan penurunan prestasi di sekolah.
"Maraknya bullying membuktikan hak perlindungan anak belum terpenuhi secara utuh," pungkasnya. (Z-9)
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa satuan pendidikan harus ramah anak, sehingga anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh.
PERUNDUNGAN atau bullying sesungguhnya sudah dinyatakan dilarang dan termasuk salah satu dosa besar dalam penyelenggaraan pendidikan.
Anak-anak harus dibekali dengan kemampuan untuk bersikap asertif. Hal ini bertujuan agar anak mampu menjaga batasan dirinya dalam relasi sosial.
Reaksi pertama orangtua saat mengetahui anak mereka dirundung akan sangat menentukan proses pemulihan mental sang anak.
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel berkolaborasi dengan The Sanur KEK Kesehatan memperingati Hari Kanker Sedunia 2026 bersama anak-anak Yayasan Anak Kanker Indonesia.
Investigasi 14 lembaga penyiaran publik mengungkap seorang donor sperma di Eropa telah menghasilkan setidaknya 197 anak yang berisiko tinggi kanker akibat mutasi gen TP53.
Banyak orang tua yang tidak menyadari kanker bisa menyerang anak-anak sehingga mereka cenderung mengabaikan gejala awal.
Sebanyak 50 anak dan orangtua pendamping mengikuti rangkaian kegiatan yang dilaksanakan.
Studi terbaru menemukan jalur metabolisme penting pada kanker anak langka MPNST yang dapat dijadikan target terapi baru.
Berdasarkan data Indonesian Pediatric Cancer Registry, tercatat sebanyak 6.623 kasus kanker pada anak selama kurun waktu 2020 hingga 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved