Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH ajang pentas seni anak usia dini kembali digelar Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bertajuk Mentas PAUDPEDIA, di Jakarta, Selasa (26/11).
Acara yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti beserta para Wakil Menteri Latip Latipulhayat dan Fajar Riza Ul Haq ini dimaksud untuk memberikan ruang kreativitas bagi anak usia dini dan masyarakat umum di seluruh Indonesia. Mentas PAUDPEDIA pertama kali digelar di tahun 2023.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan pentingnya perhatian pada anak usia dini. Menurutnya semua sepakat bahwa kemajuan bangsa ditentukan oleh generasi mudanya, dan anak anaknya.
Lebih lanjut ia jelaskan, ada banyak tulisan tentang arti penting dari Golden Age, umur emas bagi anak, ada yang menyebut 1-5 tahun, ada yang menyebut 1-7 tahun. Seperti kata buku psikologi berjudul Give Me a Child until He is Seventh, yang menjelaskan arti pentingnya pendidikan anak pada usia dini, bahkan pendidikan sejak dalam kandungan.
“Itu sangat menentukan perkembangan otak, sebuah kajian menyebut 75% perkembangan otak anak itu sejak dalam kandungan. Saat dalam kandungan itu pun tanpa banyak disadari ternyata anak sudah bisa mendengar. Alat pendengarannya sudah berfungsi,” ungkap Abdul Mu’ti.
“Sejak dalam kandungan itulah anak-anak sudah bisa diberikan pendidikan, karena itu nutrisi begitu penting, konsumsi makanan ibu ibu sangat penting,” tambahnya.
Sampai seribu hari pertama lahir, tutur Abdul Mu’ti, bagaimana air susu ibu, suasana lingkungan, dan suasana gembira sangat penting bagi anak.
"Itulah sebenarnya makna sejati dari pendidikan anak usia dini, memberikan kepada mereka rasa percaya diri, memberikan kepada mereka mimpi mimpi cita cita masa depan. Kita kasih motivasi dan dukungan untuk mencapai apa yang mereka citakan,” tegas Mu’ti.
Mu’ti juga terkesan dengan pentas PAUD yang menampilkan permainan dengan menyelipkan bermain sambil berhitung, menunjukkan bahwa matematika sudah bisa diajarkan sejak usia dini. Anak-anak sudah bisa diajari berhitung melalui bermain tanpa dipaksa. Juga dengan pengenalan warna dengan mengelompokkan menghitung jumlahnya, disinilah konsep dasar matematika diajarkan.
Acara ini menampilkan Ria Enes dengan Boneka Susan dan para pemenang Mentas PAUDPEDIA 2024. Mentas PAUDPEDIA 2024 ini ada 5 kategori untuk anak usia dini, yaitu Kreativitas Anak Indonesia Bercerita, Kreativitas Kreasi Tari Anak, Kreativitas Pementasan Drama Anak, Senam Sekolah Sehat Anak Usia Dini, dan Menyanyi Anak Usia Dini. (Z-9)
Menteri Mu'ti menekankan bahwa peristiwa ini mesti menjadi momentum evaluasi agar kejadian ini tidak terulang kembali.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, ia dianugerahi predikat Tokoh Pencetak Karakter Unggul Pelajar Indonesia.
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mikraj untuk membangun karakter generasi bangsa yang unggul.
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Keheningan di rumah dan minim percakapan orang tua dapat menghambat perkembangan bahasa anak di usia emas. Interaksi hangat jadi kunci masa depan anak.
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, mengatakan, sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus menjadi rumah kedua bagi anak-anak.
Sejak Januari 2025, proses asistensi telah dilakukan untuk menyamakan persepsi dan menyelaraskan program prioritas Kemendikdasmen dengan rencana kerja para mitra.
Materi yang disampaikan penerapan prinsip pengasuhan positif, strategi membantu anak mengatur emosi, hingga penyusunan rutinitas sehat yang dapat dilakukan di rumah.
Pendidikan bagi anak tidak sebatas pendidikan di lembaga formal maupun non formal, tetapi keberadaan anak di tengah-tengah keluarga juga menjadi bagian yang tidak kalah penting.
PULUHAN siswa kelas 4, 5 dan 6 di SD Negeri Bangunsari, Dusun Kubangpari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan panen raya padi organik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved