Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Masyarakat diimbau mewaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD), penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, pada musim hujan. Gejalanya meliputi demam tinggi, sakit kepala, dan nyeri otot. Jika tidak ditangani, DBD bisa berisiko fatal.
Demam Berdarah Dengue (DBD) dapat menyerang semua kalangan, termasuk anak-anak dan orang dewasa. Penyakit ini banyak ditemukan di daerah tropis, seperti Indonesia, dan kasusnya cenderung meningkat pada musim hujan.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan dua Surat Edaran (SE) dari Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), yang membahas upaya antisipasi peningkatan kasus Dengue serta kewaspadaan terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) Leptospirosis di musim penghujan.
Kepala Biro Komunikasi Kemenkes, Aji Muhawarman, menyebutkan bahwa hingga minggu ke-30 tahun 2024, ada 202.012 kasus DBD dengan 1.202 kematian. Kasus DBD tercatat di 481 kabupaten/kota di 36 provinsi, sementara kematian terjadi di 255 kabupaten/kota di 32 provinsi.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan Imran Pambudi menjelaskan bahwa berdasarkan data distribusi kasus DBD menurut kelompok umur dalam tiga tahun terakhir, kelompok usia 15 hingga 44 tahun merupakan yang paling banyak terjangkit DBD.
Sementara itu, untuk kasus kematian akibat DBD dalam tujuh tahun terakhir, kelompok usia 5 hingga 14 tahun adalah yang paling rentan. Kasus kematian DBD terbanyak pada 2024 tercatat di lima kabupaten/kota, yaitu Bandung, Klaten, Subang, Kendal, dan Jepara.
Oleh karena itu, Kemenkes mengimbau pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat untuk mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap penyebaran DBD dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus. Langkah-langkah tersebut meliputi:
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat capaian signifikan dengan jumlah kehadiran peserta menembus 70 juta orang hingga 29 Desember 2025.
Kemenkes menyatakan bahwa nakes Kemenkes menyatakan nakes tetap melayani warga di Desa Cekal dan Desa Pantan Kemuning,Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
SERANGAN nyamuk di sejumlah lokasi pengungsian pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang menjadi perhatian serius. Kemenkes memastikan kondisi tersebut Kejadian Luar Biasa (KLB).
Terdapat 160 kasus DBD pada Oktober 2025, 161 kasus pada November dan meningkat menjadi 163 kasus DBD pada Desember 2025 di Jakarta Barat.
Kasus super flu dan demam berdarah dengue (DBD) selama musim hujan menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kasus DBD pada Januari 2026 yakni dua kasus dari wilayah kerja Puskesmas Selatpanjang, satu kasus dari Puskesmas Alai dan Puskesmas Kedabu Rapat.
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
ECDC mencatat lebih dari 5 juta kasus demam berdarah dengue (DBD) secara global sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved