Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI Natal memang selalu punya cara istimewa untuk membawa kebahagiaan, bukan hanya bagi umat Kristiani, tapi juga bagi semua orang yang merayakannya.
Di berbagai penjuru dunia, tradisi Natal dihiasi dengan nuansa khas yang dipengaruhi oleh budaya lokal, menjadikannya begitu unik dan penuh warna.
Perayaan natal Identik dengan menghias pohon natal, menukar kado, menghias rumah dengan lentera, membuat kue, berkumpul bersama keluarga dan masih banyak lagi.
1. Tradisi Apel (Tiongkok)
Kenapa apel? Masyarakat Tionghoa cenderung memberikan hadiah yang dianggap membawa keberuntungan.
Pada malam Natal, masyarakat Tiongkok saling bertukar buah apel. Buah apel ini biasanya dibungkus dengan kertas kado, kotak hadiah, pita, atau bahkan dihiasi dengan berbagai gambar.
Tradisi apel menjadi salah satu perayaan natal yang paling unik di Tiongkok dan sudah dilakukan selama puluhan tahun.
2. Tradisi Kalender Advent (Jerman)
Kalender advent, merupakan bagian dari tradisi Natal di Jerman.
Dahulu, kalender ini berupa kardus sederhana yang dicat dengan 24 jendela atau pintu yang bisa dibuka. Di balik setiap jendela terdapat gambar-gambar bertema Natal.
Sekarang, kalender advent sering kali berisi sepotong cokelat atau mainan kecil di balik setiap jendela yang dibuka. Kalender ini juga sering dibuat dengan 24 kantong kecil atau kaus kaki yang masing-masing berisi hadiah kecil.
3. Tradisi Menyembunyikan Sapu (Norwegia)
Tradisi ini sangat tidak biasa, di Norwegia kebiasaan unik pada malam Natal adalah menyembunyikan sapu.
Kenapa menyembunyikan sepatu? Masyarakat Norwegia percaya menyembunyikan semua sapu di rumah untuk mencegah penyihir dan roh jahat mengambilnya.
4. Tradisi ke Makam dengan Cahaya Lilin (Finlandia)
Tradisi ini mungkin terasa sedikit mengerikan. Tapi jangan khawatir! Sebenarnya tradisi sangat menggembirakan dan juga indah.
Pada Malam Natal, keluarga-keluarga di Finlandia mengunjungi makam orang-orang tercinta yang telah tiada dan menyalakan lilin sebagai penghormatan.
Orang Finlandia memandang tradisi ini dengan sangat serius hingga 75% keluarga di Finlandia turut berpartisipasi dalam tradisi ini.
5. Tradisi Pelemparan Sepatu (Rep Ceko)
Pasti kamu terheran-heran dengan tradisi ini. Kok bisa merayakan natal dengan melemparkan sepatu?
Di Rep Ceko, tradisi perayaan ini dilakukan dengan cara para wanita lajang melempar sepatu ke belakang bahu mereka dan keluar dari depan pintu rumah.
Jika ujung sepatu mengarah ke pintu, itu menandakan bahwa ia akan menikah di tahun berikutnya. Namun sebaliknya, jika sepatu mengarah ke arah lain, itu pertanda kurang baik, dan perempuan tersebut harus mencoba keberuntungannya lagi dalam tradisi lempar sepatu di tahun berikutnya. Menarik, bukan?
6. Tradisi Menyantap Hidangan KFC (Jepang)
Tradisi ini bermula pada tahun 1970-an, iklan KFC di televisi menampilkan orang Amerika yang menikmati KFC untuk merayakan Natal.
Kenapa ayam goreng? Karena ayam goreng menjadi salah satu hidangan favorit di Jepang.
Bagi masyarakat Jepang, terutama saat merayakan Natal bersama anak-anak, menikmati ayam goreng bersama adalah kegiatan menyenangkan dan suguhan istimewa yang membuat hari itu semakin berkesan. (berbagai sumber/Z-1)
Tradisi tabayyun di kalangan ulama dan warga NU telah lama familiar dan mengakar.
Sejarah makan siang di Indonesia sendiri adalah cerminan perjalanan sosial, ekonomi, dan budaya yang selalu berubah.
Dalam tradisi masyarakat tertentu di Indonesia, telur tembean (telur ayam yang sudah berisi bakal embrio dan dianggap “hampir menetas”) dipercaya sebagai makanan berkhasiat
Upacara adat Dola Maludu yang merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat kini resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) oleh DJKI.
Festival Jelajah Maumere III mengusung tema Wini Ronan atau lumbung benih sebagai refleksi atas tradisi dan kebudayaan di Kabupaten Sikka atau di Flores.
Pengunjung Parara festival dapat menikmati berbagai kegiatan menarik, mulai dari talkshow dan diskusi soal pangan lokal, tradisi nusantara, serta isu lingkungan.
PERAYAAN Natal umumnya diasosiasikan dengan kehangatan keluarga, serta saling memberi hadiah. Namun, di sejumlah wilayah dunia, Natal justru diwarnai tradisi mengerikan
Menilik kartu Natal keluarga kerajaan Eropa tahun 2025. Dari Pangeran William hingga Raja Charles, semua mengusung tema keakraban yang santai.
Musim liburan bisa memicu kelelahan sensorik pada anak. Simak 4 tips dari pakar dan komedian George Lewis untuk ciptakan Natal yang lebih tenang.
Di Indonesia, perayaan Natal memiliki ciri khas tersendiri yang penuh keunikan. Tradisi ini diperkaya oleh keberagaman budaya, adat istiadat, dan agama yang ada di Nusantara.
Berikut adalah beberapa rekomendasi cerita yang dapat dibaca saat waktu libur natal dan tahun baru. Cerita liburan Natal dan Tahun Baru dalam bahasa Inggris
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved