Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Sepekan ke Depan Sejumlah Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan dari Sore Menjelang Malam
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan dalam sepekan ke depan sejumlah wilayah masih berpotensi diguyur hujan pada sore hingga menjelang malam hari dengan sebaran tidak merata dan durasi relatif singkat.
Wilayah tersebut ialah sebagian wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi. "Hal ini umum terjadi pada masa peralihan dan di awal musim hujan yang diperkirakan terjadi pada awal hingga akhir November mendatang," kata BMKG dalam keterangan resmi, Selasa (5/11).
BMKG menyatakan, potensi Hujan sedang - lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang juga terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan,Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah
Papua Pegunungan, Papua Selatan
Dengan adanya potensi hujan sedang - lebat tidak merata di sejumlah wilayah Indonesia, masyarakat diimbau untuk memulai membersihkan lingkungan, memperkuat bangunan/infrastruktur, menyiapkan perlengkapan darurat bencana, dan hindari daerah-daerah yang mudah terdampak.
Selain itu, penting untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem lainnya, terutama di daerah rawan.
Masyarakat juga diharapkan mengenali potensi bencana di sekitar mereka, dan selalu memperbarui informasi dari BMKG terkait prakiraan cuaca serta protokol evakuasi jika terjadi bencana. Informasi lebih lengkap bisa diakses melalui website BMKG https://www.bmkg.go.id, media sosial (@infobmkg), atau aplikasi infoBMKG. (H-3)
BMKG menjelaskan dampak tak langsung Bibit Siklon Tropis 93S di Bali, NTB, NTT, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
BMKG Yogyakarta menyampaikan adanya bibit siklon 91S membentuk pola belokan angin di sepanjang wilayah Pulau Jawa, warga Yogyakarta diminta waspadai potensi hujan dan cuaca ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam terhadap perkembangan Bibit Siklon Tropis 93S.
BMKG terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam terhadap perkembangan Bibit Siklon Tropis 91S yang berpotensi mengakibatkan cuaca ekstrem, masyarakat di Sumatra diimbau waspada
Di wilayah Jawa, lanjut dia, hujan dengan intensitas ringan juga diprakirakan turun di Serang, Jakarta, Bandung dan Semarang.
Pada pagi cuaca Jawa Tengah pada umumnya berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam berpeluang kembali diguyur hujan ringan-sedang,
CUACA ekstrem tak hanya menjadi ancaman di musim penghujan. Dalam beberapa hari terakhir, hujan deras hingga ekstrem kembali mengguyur sejumlah wilayah di Tanah Air,
Prakiraan BMKG potensi cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan berpotensi melandai di Jabodetabek. Tapi masih ada potensi angin kencang di Banten
BMKG memprakirakan terdapat potensi hujan ringan, sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia.
BMKG memprakirakan kondisi cuaca pada Selasa, 8 April 2025, akan didominasi hujan ringan hingga hujan disertai petir di berbagai kota besar di Indonesia.
BMKG merilis prakiraan cuaca untuk 24 Maret 2025, dengan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan petir dan cuaca ekstrem.
BMKG merilis prakiraan cuaca untuk Minggu, 16 Maret 2025, dengan sejumlah wilayah diprediksi mengalami hujan ringan hingga lebat, disertai petir dan angin kencang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved