Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Bibit Siklon 91S, Warga Yogyakarta Diminta Waspadai Potensi Hujan 

Agus Utantoro
12/12/2025 21:07
Bibit Siklon 91S, Warga Yogyakarta Diminta Waspadai Potensi Hujan 
Ilustrasi.(Antara Foto)

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menyampaikan adanya bibit siklon 91S membentuk pola belokan angin di sepanjang wilayah Pulau Jawa sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Jawa termasuk wilayah DIY. Warga diminta mewaspadai potensi hujan dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.

Selain itu, BMKG Yogyakarta juga mengidentifikasi suhu muka laut dalam skala harian maupun mingguan di Laut Jawa dan Samudra Hindia Selatan Jawa terpantau relatif hangat yakni 28 – 30 derajat Celsius, dengan anomali suhu muka laut berkisar antara 0.0 s/d 2.0 C. 

"Kondisi ini mendukung terjadinya peningkatan suplai uap air ke atmosfer sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan," kata Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta, Warjono, Jumat.

Dikatakan, profil vertikal kelembaban udara terkini wilayah DIY pada ketinggian 1.0 - 2.5 kilometer (paras 850 - 700 mb) yang basah sebesar 60 - 95%, sehingga memberi peluang terjadinya hujan di wilayah DIY.

"Mempertimbangkan hal tersebut, maka BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan cuaca di wilayah DIY periode tanggal 12 - 14 Desember 2025, 12 Desember 2025 potensi hujan ringan - sedang di Sleman bagian Utara, dan Kulon Progo bagian Utara.Tinggi gelombang: 1.25 - 2.5 meter atau dalam kategori sedang,"jelasnya.

Adapun prakiraan cuaca pada 13 Desember 2025 yakni adanya potensi hujan ringan-sedang di Sleman bagian Utara, Kulon Progo bagian Utara dan Gunungkidul bagian Utara. Selain itu, potensi tinggi gelombang: 1.25 - 2.5 m atau dalam kategori sedang dan 14 Desember 2025 dan prakiraan turunnya hujan sedang di Sleman, Kulon Progo bagian Utara dan Selatan, Bantul bagian Selatan, dan Gunungkidul bagian Utara dengan tinggi gelombang: 1.25 - 2.5 m atau dalam kategori sedang.

Terhadap kondisi itu, BMKG Yogyakarta meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode tiga hari ke depan terutama bagi masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

"Selalu perbarui informasi cuaca terkini melalui situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial kami, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan seperti BPBD, FPRB dan kelompok relawan lainnya," katanya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya