Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Aji Muhawarman merespons kabar adanya kontaminasi pestisida pada anggur Shine Muscat di Thailand dan Malaysia. Ia mengatakan setiap jenis pestisida memiliki risiko kesehatan yang berbeda terhadap manusia tergantung pada senyawa kimia dalam pestisida tersebut, jumlah asupan, yakni residu yang ada dalam bahan makanan, dan lama paparan.
"Pestisida dengan efek sistemik diserap oleh tanaman dan beredar melalui jaringan tanaman, sehingga residunya dapat bertahan di dalam buah atau bagian tanaman lainnya, bahkan setelah dicuci,"ujarnya seperti dikutip dari Antara, Selasa (29/10).
Beberapa dampak kesehatan akibat paparan pestisida dalam jangka waktu lama dan dosis yang cukup, dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti gangguan kinerja endokrin dan gangguan fungsi hati dan ginjal. Itu, ujar Aji, disebabkan oleh pestisida dengan efek sistemik.
Sedangkan pestisida non-sistemik, tutur Aji, ialah pestisida yang bekerja di permukaan tanaman, sehingga residunya cenderung menempel di luar serta lebih mudah dihilangkan dengan mencuci buah atau sayur. Dengan dosis dan jangka waktu yang lama, paparan pestisida dapat menimbulkan gangguan neurologis dan hormon.
Oleh karena itu, masyarakat diminta memperhatikan sejumlah hal dalam mengolah sayur dan buah-buahan, seperti mencuci buah secara seksama dengan air mengalir atau merendam dengan larutan tertentu, merendamnya dengan larutan garam atau cuka beberapa waktu untuk mengurangi residu pestisida.
"Memilih produk buah yang organik yang tidak menggunakan pestisida, memilih buah yang bisa dikupas untuk dikonsumsi," imbuh Aji.
Hal penting lainnya ialah memeriksa label untuk melihat negara asal dan informasi terkait sertifikasi keamanan pangan yang dapat memberikan penjelasan tentang kualitas pengelolaan pestisida yang dilakukan oleh perusahaan penghasil buah tersebut.
Merespons itu dugaan temuan cemaran pestisida pada anggur Shine Muscat di Malaysia dan Thailand, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan akan berkoordinasi dengan Badan Karantina Indonesia dan Kementerian Pertanian (Kementan). (Ant/H-3)
WARGA di wilayah Tangerang kini dibayangi ancaman kesehatan serius setelah hasil penelitian terbaru menunjukkan adanya peningkatan drastis cemaran pestisida di aliran Sungai Cisadane.
KLH/BPLH periksa PT Biotek Saranatama usai kebakaran 20 ton pestisida cemari Sungai Cisadane hingga 22,5 km dan sebabkan ikan mati massal.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
Penelitian terbaru menunjukkan asupan buah dan sayur tertentu berpengaruh langsung pada residu pestisida dalam urine.
Studi UCLA Health mengungkap paparan pestisida seperti paraquat dan rotenone dapat merusak saraf otak dan meningkatkan risiko Parkinson, terutama bagi warga di sekitar area pertanian.
Riset Universitas Cambridge ungkap 168 zat kimia dalam pestisida dan plastik yang merusak mikrobioma usus dan memicu resistensi antibiotik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved