Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu cara yang paling umum untuk mencegah osteoporosis adalah dengan meningkatkan asupan kalsium dan vitamin D. Kandungan ini banyak ditemukan dalam susu dan produk olahannya. Namun, bagi mereka yang mengalami intoleransi laktosa, susu sering kali menimbulkan masalah.
Lalu, adakah alternatif minuman yang bisa membantu mencegah osteoporosis bagi mereka yang lactose intolerance.
Susu dikenal sebagai sumber utama kalsium dan vitamin D, dua nutrisi yang sangat penting untuk kesehatan tulang. Kalsium membantu membangun dan mempertahankan kepadatan tulang, sementara vitamin D memungkinkan tubuh menyerap kalsium dengan lebih baik.
Menurut National Institutes of Health (NIH), kebutuhan harian kalsium orang dewasa berkisar antara 1.000 hingga 1.200 mg, dan satu gelas susu mengandung sekitar 300 mg kalsium.
Orang yang rutin mengonsumsi susu atau produk olahan susu lainnya memiliki risiko lebih rendah terkena osteoporosis dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya. Selain itu, susu juga mengandung fosfor, magnesium, dan protein, yang semuanya berperan dalam menjaga kesehatan tulang. Ini membuat susu menjadi minuman yang ideal untuk mencegah osteoporosis.
Bagi mereka yang mengalami lactose intolerance, tubuh tidak dapat mencerna laktosa dengan baik, sehingga menyebabkan gejala seperti kembung, sakit perut, dan diare setelah mengonsumsi susu.
Hal ini bukan berarti mereka tidak bisa mendapatkan kalsium dan nutrisi penting lainnya dari sumber lain. Ada banyak alternatif yang bisa dikonsumsi untuk tetap menjaga kesehatan tulang tanpa harus mengonsumsi susu.
Alternatif paling umum untuk susu sapi adalah susu nabati, seperti susu almond, susu kedelai, dan susu oat. Banyak dari produk ini difortifikasi dengan kalsium dan vitamin D untuk menjadikannya pilihan yang setara dengan susu sapi dalam hal kandungan nutrisi. Menurut Mayo Clinic, susu kedelai mengandung sekitar 300 mg kalsium per cangkir, hampir setara dengan susu sapi.
Bagi mereka yang masih ingin mengonsumsi produk susu tetapi mengalami intoleransi laktosa, saat ini tersedia banyak pilihan susu dan produk olahan susu yang bebas laktosa di pasaran.
Produk yang diolah sedemikian rupa sehingga laktosa dipecah menjadi bentuk yang lebih mudah dicerna oleh tubuh. Susu bebas laktosa ini tetap mengandung kalsium dan vitamin D yang sama seperti susu biasa, sehingga tetap bermanfaat untuk pencegahan osteoporosis.
Selain itu, suplemen kalsium dan vitamin D juga bisa menjadi alternatif. Namun, sebelum mengonsumsi suplemen, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk memastikan dosis yang tepat dan menghindari efek samping.
Meskipun susu adalah salah satu sumber terbaik kalsium dan vitamin D, bagi mereka yang lactose intolerance, ada banyak alternatif yang bisa dipilih untuk mencegah osteoporosis. Ikuti pola makan seimbang dan kaya nutrisi adalah kunci dalam menjaga kekuatan tulang seiring bertambahnya usia. (Z-3)
Bone Scan terhadap lebih dari 500.000 orang di 16 kota, hasilnya menunjukkan tren yang mengkhawatirkan bahwa lebih dari 50% di antaranya berisiko mengalami osteoporosis.
Osteoporosis lebih banyak terjadi pada perempuan disebabkan erat kaitannya dengan hormon estrogen yang membantu metabolisme tulang.
Osteoporosis sering kali disebut sebagai silent disease, karena baru diketahui setelah terjadi patah tulang.
Pencegahan osteoporosis harus dimulai dari penerapan gaya hidup sehat dan aktif sejak usia muda.
Osteoporosis merupakan penyakit progresif yang sering kali tidak terdeteksi hingga terjadi patah tulang.
PERINGATAN Hari Osteoporosis Nasional dan Dunia 2025 menjadi momentum untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan tulang.
Vitamin D memberikan manfaat besar bagi tubuh, mulai dari memperkuat tulang hingga meningkatkan imun dan suasana hati. Pelajari manfaat lengkap vitamin D di sini.
PERINGATAN Hari Osteoporosis Nasional dan Dunia 2025 menjadi momentum untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan tulang.
AJAKLAH lebih banyak orang untuk peduli pada kesehatan tulang, sendi, dan tubuh secara menyeluruh. Bukan hanya ketika masalah datang baru peduli, tetapi dimulai sedini mungkin.
Rajin minum susu sejak kecil penting untuk kesehatan tulang. Susu sapi kaya akan kalsium dan vitamin D, dua nutrisi utama untuk menjaga kepadatan tulang.
Vitamin D adalah nutrisi penting yang berperan sebagai prohormon larut lemak. Tubuh dapat memproduksinya melalui paparan sinar matahari, tetapi asupan dari makanan juga diperlukan.
Temukan 7 sayur superfood kaya kalsium dan vitamin K yang bantu jaga kesehatan tulang hingga usia lanjut. Cocok sebagai alternatif alami pencegah osteoporosis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved