Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANAK usaha Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Arab Saudi, BPKH Limited, mulai melakukan ekspansi usaha ke bidang transportasi darat dengan menyediakan armada bus baru untuk melayani jemaah haji dan umrah di Tanah Suci.
Untuk mengoperasikan bus, BPKH Limited bekerja sama dengan tiga syarikah transportasi yang memiliki izin lengkap dari otoritas pemerintah Saudi.
Rencana kerja sama dengan syarikah Kayyan, Huda Al-Hijaaz, dan Shaqadif ini dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani para pihak pada pembukaan Expo Amazing Indonesia yang digelar Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Gedung Al-Mutlaq Jeddah, Arab Saudi.
Baca juga : BPKH Naikkan Distribusi Nilai Manfaat Jemaah Haji Tunggu Jadi Rp4,4 Triliun Pada 2025
Dalam kerja sama ini, BPKH Limited akan berinvestasi dengan membeli sejumlah bus baru. Armada tersebut selanjutnya dioperasikan oleh syarikah operator bus yang sudah terdaftar sebagai anggota Naqabah untuk melayani jemaah haji dan umrah dengan rute Mekkah, Armuzna, Madinah, dan Jeddah.
Untuk menjaga tingkat okupansi bus, BPKH Limited juga bekerja sama dengan asosiasi penyelenggara haji dan umrah, Perusahaan Penyelenggara Ibadah Umrah (PPIU) dan Perusahaan Ibadah Haji Khusus (PIHK).
“Kami mulai berinvestasi di sektor transportasi darat untuk mengoptimalkan khidmat kami kepada jemaah haji dan umrah. Kami ingin memberikan service terbaik dengan armada bus terbaru dan pengemudi yang berasal dari Indonesia sehingga membuat jemaah semakin nyaman dalam perjalanan selama di Tanah Suci,” jelas Sidiq Haryono, Mudir BPKH Limited, setelah penandatanganan MoU antara BPKH dan beberapa perusahaan transportasi.
Baca juga : Tingkatkan Layanan Transportasi, BPKH Limited Siapkan Armada Bus di Tanah Suci
Sidiq menambahkan pihaknya sedang intens berkomunikasi dengan Perum Damri sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berpengalaman sebagai operator bus untuk berkolaborasi dalam melayani transportasi jemaah haji dan umrah di Arab Saudi.
“Kami ingin semua elemen merah putih dapat berkolaborasi dalam melayani jemaah Indonesia dan bersama-sama mendapatkan benefit dan berkah di Tanah Suci," pungkas Sidiq.
Layanan terbaru yang dihadirkan BPKH Limited mendapat sambutan positif dari ekosistem di industri itu. Joko Asmoro, salah satu penggerak asosiasi penyelenggara haji dan umrah menegaskan siap mendukung inisiatif bisnis BPKH Limited.
“Kami dengan senang hati akan menggunakan bus dari BPKH Limited untuk para jemaah umrah dan haji khusus, dengan harapan harga terjangkau dan kualitas bus baru yang prima. Apalagi, keuntungan BPKH Limited akan kembali kepada jemaah haji juga," sebut Joko. (S-1)
BPKH mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan Whistleblowing System (WBS) yang memungkinkan pelaporan pelanggaran.
BPKH Indonesia baru-baru ini menandatangani dua Nota Kesepahaman (MoU) dengan RUA AlHaram AlMakki, pengembang milik PIF Arab Saudi.
BPKH menyatakan sikapnya terkait penelusuran awal yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait layanan pendukung haji.
BADAN Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali raih ESG Now Awards 2025 dalam kategori Sustainable Investment Initiative di pilar Tata Kelola.
Kepala BPKH Fadlul Imansyah menegaskan komitmen BPKH untuk membangun ekosistem haji dan umrah yang berkelanjutan secara spiritual dan ekonomi.
BPKH salurkan nilai manfaat haji 2025 tahap pertama Rp2,1 triliun untuk 5,4 juta jemaah reguler & khusus, transparan, adil, dan sesuai syariah.
Pembukaan cabang Bandung diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan layanan Uhud Tour di wilayah Jawa Barat
Pentingnya memastikan bahwa dana masyarakat yang digunakan dalam penyelenggaraan haji memberikan manfaat yang kembali kepada umat.
Membangun Ekosistem Haji dan Umrah yang Berkelanjutan Secara Spiritual dan Ekonomi
Mercure Bandung Nexa Supratman dengan bangga menggelar Lunch Gathering bersama para pelaku industri travel Haji dan Umrah, Selasa (2/9), bertempat di Ballroom Broadband.
Hilman menambahkan bahwa meskipun dana booking sudah aman, proses selanjutnya masih harus dilakukan karena terdapat perbedaan sistem antara pelaksanaan di tahun ini dengan tahun depan.
Menag juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya sangat cerdas dalam memberikan perhatian besar terhadap upaya peningkatan layanan haji.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved