Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tahun 2024, dari Januari hingga 3 September 2024 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terdapat 1.300 kali bencana yang terjadi di seluruh Indonesia. Adapun, bencana yang menonjol ialah bencana banjir 750 kali, kebakaran hutan dan lahan 210 kali, cuaca ekstrem 198 kali, tanah longsor 98, kekeringan 32 kali, gelombang pasang dan abrasi 8 kali.
"Lalu sampai dengan September kebakaran hutan dan lahan masih belum masif, mudah-mudahan tidak seperti tahun 2023. Karena sudah ada beberapa provinsi yang sudah ada kebakaran, sebagai contoh di Sumatra Selatan, Riau," kata Kepala BNPB Suharyanto dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Selasa (3/9).
Ia menyebut karena luasnya Indonesia, ada anomali pada kejadian bencana, di mana pada satu bagian terjadi kebakaran, namun di sisi lainnya terjadi banjir.
"Kami juga menangani karhutla yang agak masif sekarang di Sumatra Selatan, tapi baru saja kita juga menangani banjir bandang besar yang menimpa kota Ternate. Alhamdulillah semua bisa ditemukan, tapi jumlah korban cukup masif, ada 19 orang yang meninggal dunia," ucap dia.
Untuk tahun ini, jumlah korban meninggal dunia berjumlah 347 jiwa, hilang 48 jiwa, luka-luka 712 jiwa dan mengungsi sebanyak 4,5 juta jiwa.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
BENCANA memang sering hadir tanpa memberikan ruang memilih, tetapi cara manusia meresponsnya selalu lahir dari pilihan moral dan politik.
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Nasional Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah tidak membeda-bedakan satu daerah dengan daerah yang lain.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) disebut menjadi faktor utama terjadinya banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Pohuwato, Gorontalo
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
Tanggul Sungai Bremi di Pekalongan jebol Rabu pagi (7/1). 335 KK terdampak banjir mendadak setinggi 1 meter, BPBD lakukan penanganan darurat
BANJIR di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro, Sulawesi Utara, yang terjadi mulai Senin (5/1) dini hari menewaskan 16 orang, sementara tiga warga lainnya hilangĀ
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved