Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKIATER dari Klinik Utama Kasih Ibu Sehati Kota Solo dr. Afinia Permanasari mengatakan orang dengan gejala depresi jangan takut untuk berobat agar mendapatkan penanganan lebih dini.
"Jangan takut ke psikiater, tidak harus selalu gangguan jiwa, tapi orang dengan masalah kejiwaan,"katanya, Jumat (30/8).
Ia mengatakan jika seseorang mengalami gejala burn out atau merasa lelah terus-menerus, stres, mudah tersinggung, dan merasakan cemas bisa ke psikiater.
"Karena psikiater sekarang tidak harus selalu obat. Obat hanya untuk masalah yang sifatnya sedang ke berat,"katanya.
Ia mengatakan seseorang dikatakan depresi apabila menunjukkan beberapa tanda dengan intensitas lebih dari dua minggu. Beberapa tanda tersebut, yakni afek depresif, menarik diri, rasa bersalah, gangguan makan, gangguan
tidur, pesimis, dan ide-ide bunuh diri.
"Depresi ada ringan, sedang, berat. Kalau semua ada berarti depresi berat dan ini biasanya butuh obat. Tapi kriteria diagnosa tersebut harus lebih dari dua minggu," katanya.
Ia mengatakan jika diagnosa tersebut dari sedang menuju berat maka harus ke psikiater, sedangkan jika diagnosa yang ditunjukkan masih ringan maka masih bisa ke psikolog.
Disinggung mengenai kesehatan mental perempuan, dikatakannya, saat ini yang banyak ditemui yakni depresi, gangguan kecemasan, dan bipolar.
"Yang banyak sekarang kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), perselingkuhan, dan bullying," ujar dia.
Menurut dia, ada beberapa antisipasi yang bisa dilakukan oleh korban perundungan, yakni dengan memperkuat fundamental pertahanan. Ia mengatakan salah satu yang bisa dilakukan ialah dengan melawan.
"Melawan dengan ketegasan, buka kekerasan. Atau kita lebih ada sense of humor, kita tetap bisa menjawab dengan kalimat yang baik dan kita harus ada wawasan luas, kalau orang bully kita bisa menimpali dengan kalimat yang baik, katanya. (Ant/H-3)
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain di jagat maya menjadi pemicu utama kecemasan masyarakat saat ini.
Sifatnya yang non-invasif, tanpa obat, tanpa efek ketergantungan, dan tanpa downtime menjadi keunggulan terbesar Exomind.
Kepemilikan ponsel pintar pada remaja awal dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Kesehatan mental pelajar semakin memprihatinkan. Data CDC dan WHO menunjukkan tingginya depresi, pikiran bunuh diri, dan kasus bullying pada remaja di sekolah.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga melakukan edukasi dan workshop kesehatan mental di sekolah-sekolah dan komunitas, serta penguatan tenaga psikolog klinis di puskesmas kecamatan.
Pengemudi mobil Audi yang menerobos Gerbang Tol Simatupang, pintu masuk utama menuju Tol JORR di Jakarta Selatan, pada Rabu (19/11) diklaim mengalami depresi.
Banyak yang salah kaprah, healing artinya sering disamakan dengan liburan. Padahal, maknanya berkaitan erat dengan pemulihan trauma dan kesehatan mental.
Ulasan mendalam Broken Strings oleh Aurelie Moeremans, perjalanan musik sang aktris, dan alasan mengapa karyanya begitu menyentuh hati.
Riset terbaru menunjukkan suhu bukan sekadar soal kenyamanan, tapi kunci kesehatan mental dan kesadaran diri.
Psikolog Virginia Hanny menjelaskan fenomena post holiday blues yang kerap menyerang pekerja dan pelajar usai liburan. Kenali gejalanya dan kapan harus waspada.
Sebelum tragedi pembunuhan Rob Reiner dan istrinya, polisi ternyata pernah dua kali mendatangi rumah mereka terkait isu kesehatan mental Nick Reiner.
Tim dokter FKUI dan relawan UI Peduli memberikan dukungan psikososial dan layanan medis bagi penyintas banjir dan longsor di Samar Kilang, Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved