Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Islam Internasional Indonesia (UIII) menargetkan untuk menerima hingga 1.000 mahasiswa dari dalam dan luar negeri. Selain itu, akan dibuka program S1 untuk sejumlah fakultas.
Hal tersebut Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 , Jusuf Kalla, menghadiri pelaksanaan wisuda ke-2 kedua Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), di Kampus UIII Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (29/8/2024).
Jusuf Kalla yang juga merupakan Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UIII menegaskan, UIII akan menambah kuota bagi mahasiswa luar negeri yang saat ini masih sebanyak 25%. "Kalau sekarang masih banyak yang dari dalam negeri, tahun depan kira-kira luar negeri maupun dalam negeri 50-50," kata JK.
Baca juga : Jusuf Kalla Tekankan Peningkatan Kualitas Bangsa Lewat Pendidikan
JK juga menuturkan, status UIII merupakan PTN-BH sehingga saat ini mayoritas dana berasal dari pemerintah. "Ke depan diharapkan akan ada kemandirian dari masyarakat. Nanti kita ajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan itu menjadi dana abadi," lanjutnya.
UIII mewisuda 88 lulusan yang berasal dari 13 negara berbeda yakni Indonesia, India, Maroko, Pantai Gading, Nigeria, Pakistan, Tunisia, Mesir, Afghanistan, Gambia, Timor Leste, Yaman, dan Somalia.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UIII, Prof. Dr. Jamhari, menyatakan rasa bangganya terhadap para lulusan. "Hari ini, kita merayakan tidak hanya pencapaian akademik para mahasiswa kita tetapi juga keragaman yang kaya dan semangat internasional yang mereka bawa ke kampus ini. Setiap lulusan telah menunjukkan perjuangan yang luar biasa, dan saya yakin mereka akan terus memberikan kontribusi penting di berbagai bidang dalam komunitas mereka masing-masing."
Baca juga : Jelang Kongres Internasional WOCPM, Deby Bertemu Jusuf Kalla
Prof. Jamhari mengatakan, tahun 2025, UIII akan membuka sejumlah program studi di Fakultas. "Akan kita buka untuk Sains, Biotek, bioinformatika dan Kesehatan Masyarakat. Ada juga beberapa jurusan seperti ilmu komputer, Database, data sains dan siber.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr.Phil. Syafiq Hasyim, menyoroti pendekatan unik pada upacara wisuda UIII yang ke-2 ini.
"Tahun ini, kami mendapat kehormatan untuk mengundang perwakilan kedutaan dari negara asal para lulusan, selain orang tua dan keluarga mereka. Pendekatan ini menegaskan komitmen kami untuk membangun komunitas global dan mengukuhkan sistem dukungan internasional yang berkontribusi pada kesuksesan mahasiswa kami. Saya mengucapkan selamat kepada semua lulusan dan berharap yang terbaik untuk mereka di masa yang akan datang." (H-2)
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta agar permasalahan lautan kayu dari banjir Sumatra untuk segera diselesaikan. Kayu yang memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Konferensi ini adalah ruang dialog penting antara ilmu, iman, dan masa depan manusia.
Tim pustakawan dari Universitas Siber Indonesia atau lebih dikenal dengan Cyber University mengunjungi Perpustakaan Jusuf Kalla Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok.
Untuk tahun akademik 2025, UIII menerima 190 mahasiswa baru yang terdiri dari 154 mahasiswa Magister dan 36 mahasiswa doktoral.
UIII ingin menjadi salah satu kampus perguruan tinggi internasional dan dilirik untuk belajar mengenai Islam.
KONFERENSI Internasional Persaudaraan Manusia Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) bersama Komite Tinggi Persaudaraan Manusia (HCHF) telah dilaksanakan.
UIII meluncurkan Indonesian Institute for Human Fraternity, sebuah lembaga yang akan mengawal penerjemahan nilai-nilai persaudaraan manusia ke dalam kebijakan dan program konkret.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved