Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BARU-baru ini, langit malam Indonesia menyuguhkan pemandangan menakjubkan dengan hadirnya fenomena langit yang dikenal sebagai parade planet. Fenomena ini terjadi ketika beberapa planet dalam tata surya tampak berbaris sejajar dalam di satu sisi.
Parade planet adalah fenomena astronomi di mana beberapa planet yang berada di orbit sekitar matahari berada pada posisi yang hampir sejajar dari sudut pandang Bumi.
Selama periode ini, planet-planet seperti Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus tampak berkumpul di satu area langit, menciptakan barisan yang indah.
Baca juga : 7 Fenomena Astronomi Ini Bisa Dilihat di Langit Indonesia sepanjang Juli 2024
Dikutip dari New York Post, pada tanggal 28 Agustus 2024, Merkurius, Mars, Jupiter, Uranus, Neptunus, dan Saturnus akan sejajar bagi yang ingin menyaksikan, waktu terbaik untuk melihatnya adalah pagi hari, sebelum matahari terbit.
Menurut Starwalk Space, Merkurius, Mars, Jupiter, dan Saturnus akan dapat terlihat dengan mata telanjang, namun Merkurius akan lebih dekat ke cakrawala dan cukup sulit untuk dikenali. Berbeda bagi anda yang ingin melihat Neptunus dan Uranus, diperlukan alat bantu teleskop atau teropong khusus.
Perlu diketahui. tidak semua negara dapat menyaksikan fenomena parade planet ini, dilansir dari Starwalk space berikut adalah daftar negara dengan tanggal dan lokasi ideal untuk menyaksikan fenomena parade planet.
Bagi para pemburu gerhana dan pengamat langit, tentunya rangkaian langka yang belum terjadi sejak 2008-2010 menawarkan banyak kesempatan untuk menyaksikan fenomena
Fenomena Parade Planet 28 Februari 2026 akan menghadirkan 7 planet berbaris di langit. Simak cara melihatnya dan waktu terbaik pengamatan.
Oktober 2025 jadi bulan penuh pesta kosmik dengan beragam fenomena langit setiap malam.
Juli 2025 menjadi salah satu bulan yang dinanti para pengamat langit karena kehadiran Venus dan Jupiter yang tampak mendekat satu sama lain di langit timur menjelang fajar.
Sejak awal tahun, berbagai penjajaran planet telah dapat diamati, tetapi kali ini lebih istimewa karena mencakup Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Pada Jumat, 28 Februari 2025, esok hari dunia akan menyaksikan fenomena astronomi langka yang dikenal sebagai parade planet.
Gerhana Matahari total adalah salah satu pertunjukan langit paling menakjubkan yang bisa disaksikan manusia. Tapi ada kabar mengejutkan: fenomena itu tidak akan selamanya ada.
Sayangnya, Gerhana Matahari Cincin sempurna kali ini tidak melewati wilayah Indonesia dan hanya melintasi wilayah terpencil di Antartika.
Geminid dikenal menghasilkan meteor yang bergerak lebih lambat dan terkadang berwarna-warni. Fenomena ini dapat dinikmati dengan baik oleh pengamat di wilayah Asia Tenggara
Fenomena-fenomena ini dapat disaksikan di berbagai belahan dunia, termasuk sebagian wilayah Asia dan Indonesia untuk beberapa peristiwa.
Langit berwarna oranye pekat terlihat di sejumlah wilayah Jawa Timur dan sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Hujan meteor Geminid akan mencapai puncaknya pada malam 13-14 Desember 2025 (Sabtu-Minggu). Fenomena astronomi tahunan ini bisa disaksikan dari berbagai belahan duni
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved