Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan monkeypox atau mpox yang berlangsung di Afrika menjadi darurat kesehatan global. Apa itu mpox dan apa saja gejalanya?
Disadur dari laman Mayo Clinic, Mpox merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh virus mpox. Virus ini biasanya menyerang hewan pengerat, seperti mencit, atau primata bukan manusia, seperti monyet. Tapi itu bisa terjadi pada manusia. Mpox biasanya terjadi di Afrika Tengah dan Barat.
Baca juga : Ini Alasan Utama WHO Tetapkan Darurat Virus Mpox
Kasus-kasus di luar Afrika seringkali disebabkan oleh Perjalanan internasional. Hewan impor. Kontak dekat dengan hewan atau orang yang mengidap mpox.
Baca juga : WHO Nyatakan Wabah Mpox di Afrika Darurat Kesehatan Global
Mulai tahun 2022, kasus mpox dilaporkan di negara-negara yang jarang mengidap mpox, seperti Amerika Serikat. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) terus memantau kasus-kasus yang dilaporkan di seluruh dunia, termasuk Eropa dan Amerika Serikat.
Apa saja gejala mpox yang sebelumnya disebut cacar monyet, dan seperti apa gejala mpox?
Baca juga : Perubahan dan Tantangan Mpox: Evolusi, Penyebaran, dan Tindakan Global
Gejala Mpox mungkin mulai 3 hingga 17 hari setelah Anda terpapar. Waktu antara saat Anda terpapar dan saat Anda mengalami gejala disebut masa inkubasi. Gejala Mpox berlangsung 2 hingga 4 minggu dan mungkin termasuk:
Baca juga : WHO Memanggil Pertemuan Darurat Setelah Lonjakan Kasus Mpox dari Republik Demokratik Kongo
Demam.
Ruam kulit.
Pembengkakan kelenjar getah bening. Sakit kepala.
Nyeri otot dan sakit punggung.
Panas dingin.
Kelelahan sekitar 1 hingga 4 hari setelah Anda mulai demam, ruam kulit mulai muncul.
Ruam mpox sering kali pertama kali muncul di wajah, tangan, atau kaki, lalu menyebar ke bagian tubuh lain. Namun dalam kasus-kasus yang terkait dengan wabah yang dimulai pada tahun 2022, ruam sering kali dimulai di area genital, mulut, atau tenggorokan.
Ruam mpox melewati banyak tahap. Bintik datar berubah menjadi lepuh. Kemudian lepuh berisi nanah, berkeropeng dan rontok dalam jangka waktu 2 hingga 4 minggu. Anda dapat menyebarkan mpox saat Anda mengalami gejala.
Jadi sejak gejala Anda mulai hingga ruam dan koreng Anda sembuh. Temui ahli kesehatan Anda segera jika Anda mengalami ruam baru atau gejala mpox apa pun, meskipun Anda tidak mengenal siapa pun yang mengidap mpox.
Bagaimana virus mpox menyebar?
Virus mpox menyebabkan mpox. Virus ini menyebar melalui kontak dekat dengan hewan atau orang yang terinfeksi. Atau bisa menyebar ketika seseorang memegang bahan seperti selimut yang pernah bersentuhan dengan penderita mpox. Virus mpox menyebar dari orang ke orang melalui kontak langsung dengan ruam, koreng atau cairan tubuh pengidap mpox.
Kontak dekat dalam waktu lama (lebih dari empat jam) dengan tetesan pernapasan dari orang yang terinfeksi. Ini termasuk kontak seksual. Pakaian, seprai, selimut, atau bahan lain yang pernah bersentuhan dengan ruam atau cairan tubuh orang yang terinfeksi.
Orang hamil yang terinfeksi dapat menyebarkan virus mpox ke janinnya. Mpox menyebar dari hewan ke manusia melalui gigitan atau cakaran binatang. Hewan liar yang dimasak untuk dimakan. Produk, seperti kulit atau bulu, terbuat dari hewan yang terinfeksi. Kontak langsung dengan cairan tubuh atau ruam hewan pengidap mpox. (H-3)
Mpox merupakan infeksi virus yang menyebar melalui kontak dekat dan biasanya menyebabkan gejala seperti flu dan lesi bernanah di sekujur tubuh.
Dua kasus suspek Monkey Pox (Mpox) atau cacar monyet yang dilaporkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, bukan merupakan kasus konfirmasi Mpox.
Direktur WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan bahwa cacar monyet atau monkey pox (mpox) bukan lagi darurat kesehatan atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa monkeypox (mpox) bukan lagi dianggap sebagai keadaan darurat kesehatan internasional.
Kasus Mpox atau cacar monyet kembali muncul di Indonesia. Ketahui gejala awal, penyebab penularannya, dan langkah pencegahan efektif agar tidak tertular penyakit ini.
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Mengonsumsi ikan akan memberi energi, protein dan berbagai jenis nutrien yang penting bagi kesehatan.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved