Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA ini, perhatian utama dalam bahaya alkohol selama kehamilan sering kali tertuju pada ibu. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa konsumsi alkohol oleh ayah juga berperan penting dalam kesehatan janin.
Selama lebih dari 50 tahun, ilmuwan telah mengingatkan bahaya alkohol bagi ibu hamil. Alkohol dapat mempengaruhi perkembangan otak, perilaku, dan bentuk wajah bayi.
Kampanye kesehatan masyarakat menegaskan bahwa tidak ada jumlah alkohol yang aman untuk ibu hamil. Paparan alkohol selama kehamilan dapat menyebabkan gangguan perkembangan yang serius.
Baca juga : Ini Peran Ayah pada Pengasuhan Anak Cewek dan Cowok
Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi alkohol oleh ayah juga bisa berdampak pada kesehatan janin.
Michael Golding, seorang ahli fisiologi perkembangan dari Texas A&M University, mengatakan, selama ini, penelitian lebih fokus pada ibu, sementara konsumsi alkohol oleh ayah sering diabaikan.
“Selama bertahun-tahun, kami mendengar cerita dari perempuan yang mengatakan, ‘Saya tidak minum alkohol selama kehamilan, tetapi anak saya memiliki FASD dan pasangan pria saya adalah pecandu alkohol kronis,’” ungkap Golding.
Baca juga : Pembunuhan Ayah Kandung
Lebih lanjut dirinya mengatakan, “Namun, cerita-cerita ini sering dianggap tidak serius.”
Studi terbaru menemukan bayi dengan ayah yang mengonsumsi alkohol sebelum kehamilan lebih berisiko mengalami masalah kesehatan.
Sebuah studi di Tiongkok pada 2021 menunjukkan risiko cacat lahir seperti sumbing dan penyakit jantung bawaan lebih tinggi jika ayah mengonsumsi alkohol sebelum konsepsi.
Baca juga : Tiga Anak Perempuan Bersaudara Dicabuli Ayah Kandung dan Tiri
Bayi memiliki risiko hampir tiga kali lipat lebih besar mengalami cacat jantung bawaan jika ayah mengonsumsi alkohol lebih dari 50 ml per hari dalam tiga bulan sebelum kehamilan.
“Temuan kami menunjukkan bahwa calon ayah sebaiknya mengurangi konsumsi alkohol sebelum konsepsi untuk mengurangi risiko pada janin,” katanya.
Penelitian pada tikus juga mendukung temuan ini. Ketika kedua orangtua mengonsumsi alkohol, beberapa masalah fisik pada janin bisa menjadi lebih parah.
Baca juga : Perceraian Sebabkan Fenomena Fatherless
Konsumsi alkohol ayah juga dapat mengubah bentuk wajah janin dan menyebabkan masalah metabolisme serta perubahan pada ekspresi genetik.
“Hasil penelitian pada tikus menunjukkan bahwa penggunaan alkohol pria memiliki dampak yang signifikan,” ujarnya.
Penelitian lebih lanjut oleh Golding mengungkapkan bahwa konsumsi alkohol oleh ayah dapat mengubah bentuk wajah janin dan menyebabkan masalah metabolisme serta perubahan pada ekspresi genetik.
Penelitian yang dipublikasikan pada Juli 2024 menunjukkan bahwa tikus dengan kedua orangtua yang mengonsumsi alkohol menunjukkan tanda-tanda penuaan sel yang lebih tinggi dan gangguan fungsi mitokondria.
Hal ini bisa menjelaskan mengapa orang yang didiagnosis dengan FASD lebih sering dirawat di rumah sakit dan memiliki harapan hidup yang lebih pendek.
Meskipun pengaruh alkohol pada ibu mungkin lebih besar, para ahli sepakat bahwa konsumsi alkohol ayah juga penting untuk diperhatikan.
Elizabeth Elliott, seorang profesor kesehatan anak di University of Sydney, menyarankan agar kampanye kesehatan masyarakat juga mulai memperhatikan konsumsi alkohol oleh ayah.
“Meskipun alkohol ibu memberikan dampak yang lebih langsung pada perkembangan janin, konsumsi alkohol ayah juga perlu diperhatikan. Hal ini penting karena pola konsumsi alkohol ayah sering mempengaruhi pola konsumsi alkohol ibu,” kata Elliott.
Saat ini, belum ada data pasti tentang seberapa banyak alkohol yang aman untuk dikonsumsi ayah jika pasangan mereka mungkin hamil. Namun, Golding menyarankan agar ayah mengurangi atau bahkan berhenti mengonsumsi alkohol sebelum konsepsi untuk meminimalkan risiko.
“Jika itu anak-anak saya, saya akan mengatakan kepada mereka untuk berhenti minum sama sekali,” tegas Golding.
Secara keseluruhan, kesehatan janin adalah tanggung jawab bersama kedua orang tua. Kesehatan pria juga berperan penting dalam perkembangan janin, dan perhatian pada konsumsi alkohol oleh ayah dapat membantu meningkatkan kesehatan bayi. (Z-1)
Penelitian terbaru ungkap simpanse liar di Afrika rutin mengonsumsi alkohol dari buah matang yang terfermentasi.
Jumlah penderita kanker hati di seluruh dunia diperkiakan hampir dua kali lipat pada 2050, jika pencegahannya tidak segara ditingkatkan.
Penelitian terbaru menemukan semaglutide, obat yang awalnya dikembangkan untuk diabetes dan obesitas, dapat membantu mengurangi konsumsi alkohol hingga 40%.
Berikut 8 dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh alkohol:
Konten kreator Aldino Julisnianta mengungkapkan mengalami buta permanen akibat kebiasaannya konsumsi miras.
para ayah dari siswa SDN Pondok Bambu 11 dan SMAN 61 Jakarta tampak menunggu giliran berkonsultasi dengan wali kelas
Pelajari dampak mendalam Gerakan Ayah Mengambil Rapor bagi anak, psikologi, dan keluarga. Dapatkan tips praktis untuk ayah dan sekolah.
Dampak ketidakhadiran ayah juga dapat terlihat dalam dunia pendidikan dan pergaulan.
Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang perannya strategis dalam membangun karakter dan kualitas generasi masa depan.
Ia berharap program serupa dapat terus diperluas, bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi terintegrasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah.
Sosok ayah bukan hanya berkaitan dengan seberapa banyak ayah itu hadir dalam hidup anak, tapi seberapa berarti figur ayah dalam kehidupan seorang anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved