Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Noor Achmad memaparkan makna fi sabilillah dalam istilah asnaf atau golongan yang berhak menerima zakat. Itu ia sampaikan dalam acara Muzakarah Zakat Nasional (MZN) ke-2 2024. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Bangi Resort Hotel, Bandar Baru Bangi dan Bilik Senat, Bangunan Canselori, Universiti Kebangsaan Malaysia, Selasa, (2/7).
Dalam diskusi panel bertajuk Asnaf Fisabilillah Dalam Memenuhi Keperluan Ummah Hari Ini: Limitasi dan Keluwesannya, Noor menjelaskan salah satu golongan yang berhak menerima zakat adalah asnaf fi sabilillah. Secara harfiah, fi sabilillah berarti di jalan Allah, yang mencakup berbagai upaya yang dilakukan untuk kepentingan agama dan kemaslahatan umat.
Ia menjelaskan salah satu interpretasi klasik yang menonjol tentang makna fi sabilillah adalah mencakup mereka yang terlibat dalam jihad atau peperangan demi mempertahankan agama dan negara.
Baca juga : Optimalkan Kelembagaan Baznas, DPR Dukung Penguatan Regulasi
"Dalam konteks ini, zakat diberikan untuk mendukung mereka yang berperang di jalan Allah, baik dalam bentuk persiapan fisik, perlengkapan, maupun dukungan finansial lainnya. Seperti yang disebut dalam satu hadits Nabi, 'Kalian semua pulang dari sebuah pertempuran kecil menuju pertempuran besar. Lalu ditanyakan kepada Rasulullah saw. Apakah pertempuran besar wahai Rasulullah? Rasul menjawab jihad (memerangi) hawa nafsu',” jelasnya.
Menurut Noor, Rasulullah SAW menyebut Jihad asghar dan jihad akbar. Jihad asghar adalah peperangan, sedangkan Jihad akbar adalah jihad hawa nafsu yang artinya sangat luas.
"Permasalahan saat ini adalah penjajahan hawa nafsu, permasalahan maraknya kejahatan ekonomi, kekuasaan politik, pemikiran yang lepas dari agama, peradaban dan kebudayaan yang sekuler, sehingga upaya menggali mengeksplorasi, menemukan keilmuan adalah juhd, ijtihad,sehingga mujahid fi ilm, mujtahid adalah jihad fi sabilillah," papar Noor.
Baca juga : Keterbukaan Informasi Soal Zakat Menjadi Hal Penting
"Hal ini memaknai ayat falaula nafara min kulli firqatin dalam surat At-Taubah 122, 'Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya'," ungkapnya.
MZN merupakan forum untuk mempertemukan para pakar dan aktivis zakat, melibatkan para ulama pemberi fatwa, pembuat kebijakan, pengambil keputusan syariah dan juga tenaga pelaksana zakat dan lainnya untuk saling berdiskusi dan mempelajari perkembangan dalam industri zakat di negara masing-masing untuk dibawa pulang dan dilaksanakan di negara sendiri demi manfaat bersama.
MZN pertama kali diadakan pada tahun 2023 dan mendapat sambutan yang sangat baik dari berbagai pihak, khususnya mereka yang terlibat dalam industri zakat.
Mengusung tema 'Kelestarian Syariah dan Pemerkasaan Dakwah Zakat Mendepani Keperluan Zaman', MZN tahun ini mengundang Peserta dari Lembaga zakat di berbagai Negeri di Malaysia, Mufti dari negeri-negeri di Malaysia dan juga perwakilan dari negara-negara tetangga seperti Indonesia, Singapura, Thailand dan Brunei Darussalam. (Z-11)
Panitia perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Masjid Baiturrahman mengumpulkan dan menyalurkan zakat fitrah di masjid setempat, Gunung Wijil, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) Jawa Barat memberikan layanan kesehatan gratis bagi peserta Pesantren Kilat (Sanlat) Disabilitas
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) punya peta yang jelas di tengah tantangan komunikasi dunia.
Ajakan tersebut disampaikan Tsamara dalam acara Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia, Melalui Media Massa dan Silaturahmi Forum Matraman yang diselenggarakan oleh Baznas RI di Jakarta.
Namun, di tengah kemajuan tersebut, optimalisasi zakat nasional belum menunjukkan lompatan yang sepadan.
Z-Talk merupakan salah satu kegiatan tatap muka antara pimpinan Baznas dengan praktisi/pimpinan media massa.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Film Patah Hati yang Kupilih berfokus pada hubungan Alya dan Ben, yang terbentur tembok besar perbedaan agama yang diperparah oleh penolakan restu orangtua.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan akan terus berusaha agar umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama harus memainkan peran strategis sebagai jembatan dan mediator antara negara dan civil society.
MEDIA (cetak, elektronik, dan digital) disadari atau tidak bukan semata penyampai pesan.
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, kegiatan Ngaji Budaya menjadi sarana efektif untuk mengajak generasi muda mencintai seni dan budaya, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved