Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Baznas Punya Peta untuk Hadapi Tantangan Komunikasi Dunia

Despian Nurhidayat
18/3/2026 17:33
Baznas Punya Peta untuk Hadapi Tantangan Komunikasi Dunia
Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI, Hariqo Wibawa Satria.(Baznas)

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI, Hariqo Wibawa Satria, mengatakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) punya peta yang jelas di tengah tantangan komunikasi dunia. Ia menyebut, berdasarkan Laporan Risiko Global 2025, disinformasi dan misinformasi sudah masuk dalam ancaman utama di seluruh dunia.

"Berita bohong sudah keliling dunia sedangkan pelurusannya baru pakai sepatu. Karena itu, upaya Baznas menjawab tantangan ini lewat pertemuan rutin dengan wartawan, menerima kritik dan menampilkan saudara-saudara kita para penerima manfaat patut diapresiasi. Ini tidak mudah, tapi Baznas sudah punya peta komunikasi yang jelas, tinggal timnya lebih diperkuat,” ujar Hariqo.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Z-Talk bertajuk Zakat Menguatkan Indonesia Melalui Media Massa & Silaturahmi Forum Matraman di Gedung Baznas RI, Jakarta Timur, Senin (16/3). Z-Talk merupakan salah satu kegiatan tatap muka antara pimpinan Baznas dengan praktisi dan pimpinan media massa. Agenda ini menjadi wadah untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara pimpinan di lingkungan Baznas dengan awak media, sekaligus mendorong motivasi serta produktivitas kerja.

Hariqo juga mengapresiasi langkah Baznas yang memperkuat literasi zakat dan meluruskan berbagai disinformasi dengan meningkatkan partisipasi masyarakat melalui berbagai lomba. Ini penting untuk menjaga kepercayaan.

Ia menambahkan, penguatan komunikasi juga penting untuk meluruskan berbagai informasi keliru yang beredar di masyarakat, termasuk isu penggunaan dana zakat yang kerap disalahpahami.

Selain itu, ia menilai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat perlu terus dijaga melalui transparansi serta publikasi yang kuat. Menurutnya, masyarakat akan lebih terdorong untuk berzakat ketika mereka mengetahui secara langsung manfaat yang diterima oleh para mustahik.

“Cerita dari para penerima manfaat sangat penting untuk ditampilkan di media. Suara mereka menjadi bukti bagaimana zakat membantu kehidupan masyarakat,” katanya.

Hariqo juga menekankan tiga P indikator utama dalam komunikasi publik, yakni pelaksanaan program yang berjalan baik, partisipasi masyarakat yang tinggi, serta publikasi luas dan dokumentasi. Ketiga aspek tersebut menjadi faktor penting dalam memperkuat dampak program sosial kepada masyarakat. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik