Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Sambu Group bersama Yayasan Bahtera Dwipa Abadi (YBDA) menggelar sunatan massal di tiga wilayah sekitar operasional perusahaan. Kegiatan diawali pada 25-26 Juni di Kantor Camat Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, dilanjutkan di Klinik Pratama PT Pulau Sambu di Guntung dan Aula Kantor Kecamatan Teluk Belengkong pada 29-30 Juni 2024. Sebagai penutupan, sunatan massal dilaksanakan pada 30 Juni 2024 di Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri yang bertempat di UPT Puskesmas Kelurahan Sapat.
Kegiatan pada tahun ini mengangkat tema 'Anak-Anak Bahagia, Komunitas Berdaya', yang bermakna pemberdayaan komunitas masyarakat di daerah operasional Sambu Group, dan memastikan anak-anak memiliki kesehatan yang baik. Karena sunat atau khitan merupakan salah satu langkah penting untuk masa depan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan reproduksi.
“Selain itu anak-anak juga mendapatkan dukungan emosional dalam proses penyembuhan, dari kegiatan yang dilakukan di sini,” kata Tua H Hutabarat selaku Foundation Operational Manager YBDA melalui keterangan yang diterima hari ini.
Baca juga : Banjir Riau Mulai Surut, 1.622 KK Masih Mengungsi
Kegiatan khitanan massal yang merupakan bagian dari program bakti sosial YBDA dan Sambu Group ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat sekitar, terlebih bagi yang kurang mampu.
Turut hadir dalam kegiatan, Camat Kuala Kampar Elrasydy Albi, S.Sos. “Kami sangat mengapresiasi YBDA dan Sambu Group yang telah menyelenggarakan khitan massal di tiga lokasi. Khitanan masal ini tentu sangat bermanfaat bagi peserta yang telah turut serta. Terima kasih atas kepeduliannya terhadap sosial melalui kegiatan khitanan massal,” ujarnya.
Dikatakannya, anak-Anak yang sehat merupakan salah satu parameter yang dapat menunjukan suatu komunitas tersebut berdaya. "Sehingga anak-anak sehat dan komunitas berdaya merupakan tujuan penting guna mencapai masyarakat yang lebih baik,” timpal Tua Hutabarat. “Saat anak-anak tumbuh dengan sehat, maka mereka memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun sosial.”
Baca juga : 2.066 Warga Riau Masih Mengungsi Akibat Banjir
Sunatan massal dihadiri tenaga medis professional dari tim klinik Sambu Group dan Puskesmas terkait. “Untuk wilayah Kabupaten Pelalawan, sebanyak 100 peserta mengikuti sunat massal. Sebanyak 83 peserta mengikuti sunat massal di Kantor Camat dan 17 anak di Desa Serapung,” sambung A. Ginting selaku Humas Sambu Group.
“Dalam gelaran sunatan ini, kami juga menyiapkan arak-arakan Komplang serta tarian persembahan untuk menambah semarak kegiatan. Semoga kegiatan ini dapat diterima baik masyarakat Kabupaten Pelalawan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” lanjut A. Ginting.
Di Klinik PT Pulau Sambu di Guntung, total 142 anak mengikuti kegiatan sunatan massal. Sedangkan Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri, kegiatan khitan massal diikuti oleh 93 peserta.
Khitan massal yang telah dilaksanakan YBDA dan Sambu Group secara rutin ini merupakan salah satu wujud konsistensi perusahaan untuk berkontribusi ke masyarakat sekitar. Dengan kegiatan ini, harapannya anak-anak kurang mampu bisa menunaikan Syariat Islam tanpa memikirkan biaya, hidup sehat dan komunitas menjadi kian berdaya. “Mari dukung komunitas yang berdaya sedari dini dengan menunjang kesehatan anak-anak kita!”, tutup A. Ginting. (Bay/S-1)
Kebijakan tersebut dirancang agar pertambangan rakyat benar-benar menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat dan tidak dikuasai pemodal besar.
BBKSDA Riau menurunkan tim ke lapangan menyusul laporan kemunculan harimau sumatra di area tambang minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP), Siak, Riau.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Sebanyak 6.000 penari berkumpul dalam keselarasan gerak yang memukau untuk membawakan Tari Zapin Masal di Pekanbaru, Riau.
SEORANG warga bernama Zulfikar mengaku bertemu harimau Sumatra di Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
TIM SAR gabungan akhirnya dapat menemukan seorang bocah yang menjadi korban tenggelam di Sungai Ngaso, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.
Program yang telah berjalan sejak Maret lalu ini menjangkau hingga lebih dari 1.500 anak yatim piatu di berbagai wilayah di Indonesia, sebagai bekal penting untuk masa depan mereka.
Menurut Hasnur, memuliakan anak yatim adalah bagian dari kewajiban sosial dalam Islam yang tak boleh diabaikan.
Dengan kerja sama ini, anak-anak yatim piatu Al Qohhar mendapat kesempatan melanjutkan kuliah dan memiliki jalur langsung menuju karier global.
PERHATIAN terhadap anak yatim piatu, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta keluarga pra-sejahtera di Indonesia disebut harus terus ditingkatkan.
Sebanyak 1.300 anak yatim menerima santunan dari Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) bersama PT Agung Podomoro Land Tbk
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi pihak-pihak yang memaksimalkan bulan Ramadan untuk berbagi ke sesama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved