Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA serangkaian tips penting terhadap aspek krusial dalam proses persiapan dan penyimpanan makanan untuk menjaga kesehatan anak-anak. Penting bagi orangtua berhati-hati dalam proses pembuatan makanan anak untuk menghindari kontaminasi.
"Misalnya, bubur anak sebaiknya dimasak dengan air panas pada suhu yang tepat. Ini krusial untuk mencegah risiko masalah kesehatan yang bisa timbul akibat kontaminasi," ujar Dr. Titis Prawitasari, SpA(K), yang juga menjabat sebagai Ketua Unit Kerja Koordinasi Nutrisi & Penyakit Metabolik IDAI.
Selain itu, ia memberikan panduan praktis terkait cara menyimpan makanan agar tetap aman dan sehat untuk dikonsumsi. "Penting memisahkan makanan yang dimasak pagi untuk tiga kali makan sejak awal. Dengan cara ini, kita dapat memastikan bahwa saat makan pada siang hari, kita hanya mengambil bagian yang diperlukan. Setelah dimasak, segera bagi makanan menjadi tiga bagian dan simpan dalam refrigerator atau lemari pendingin," tambahnya.
Baca juga : Lingkungan yang Mendukung Kunci Penanggulangan Obesitas Anak
Mengenai daya tahan makanan, dirinya memberikan penjelasan lebih lanjut. "Makanan yang sudah tercampur, seperti daging dan sayur umumnya hanya bertahan satu atau dua hari dalam kulkas dengan suhu terkendali sekitar 4 derajat celsius. Jaga suhu kulkas stabil karena suhu di bawah 4 derajat atau di atas 60 derajat celsius dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri," paparnya.
Ia juga memberikan saran praktis untuk situasi tertentu, "Untuk perjalanan atau saat meninggalkan makanan untuk waktu lama lebih baik membekukan makanan. Makanan yang dibekukan pada suhu minus 15 derajat dapat bertahan hingga satu bulan. Sementara buah atau sayuran yang disimpan terpisah dari protein bisa bertahan hingga tiga bulan dalam kondisi beku."
Berikut beberapa jenis makanan yang direkomendasikan untuk diberikan saat memulai pemberian makanan pendamping ASI (MPASI).
1. Sayuran yang dihaluskan seperti wortel, labu, kentang, ubi, dan brokoli.
2. Buah yang dihaluskan seperti apel, pir, pisang, pepaya, atau alpukat.
3. Sereal bayi tanpa gluten yang diperkaya dengan zat besi, dapat dicampur dengan ASI.
4. Bubur susu atau biskuit yang sudah dihaluskan.
Namun, perlu diperhatikan untuk tidak menambahkan garam, gula, madu, atau pemanis lain pada makanan bayi. Selain itu, pastikan untuk menyediakan sayuran dalam menu harian bayi secara teratur. (Z-2)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Makanan yang mudah dicerna tidak hanya bermanfaat saat sakit, tetapi juga dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan sehari-hari.
Pemilihan nutrisi yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidatif menjadi kunci utama dalam menjaga keremajaan tubuh.
Kondisi tubuh yang kuat sangat diperlukan agar anak mampu menghadapi berbagai efek samping akibat kemoterapi.
Istilah "makan terakhir" biasanya merujuk pada hidangan pamungkas yang diinginkan seseorang sebelum menutup usia.
Kunci utama pemenuhan serat terletak pada keberagaman jenis pangan yang dikonsumsi.
Jaga kesehatan si kecil dengan pilihan makanan yang tepat. Simak daftar makanan ampuh untuk mengendalikan gula darah anak secara alami dan lezat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved