Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LUKISAN berjudul 'Mengenang Masa Kecil Pak Jokowi' karya pelukis Wito dibuat pada kurun waktu 2019 dan selesai pertengahan 2020. Menggunakan cat minyak di atas kanvas berukuran 130 x 160 centimeter. Lukisan ini memiliki gaya ekspresionis realis.
Ekspresionisme adalah salah satu aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa sang perupa yang spontan pada saat melihat objek karyanya.
Hari ini, lukisan itu berumur 3 tahun berada di tangan salah seorang kolektor di Jakarta. Sempat diburu beberapa orang untuk dipersembahkan pada Hari Ulang Tahun Presiden Jokowi yang jatuh pada 21 Juni.
Baca juga : Istana Tampik Kunker Presiden Jokowi untuk Menangkan Paslon Tertentu, Benarkah?
Secara historis lukisan ini menggambarkan kenangan masa kecil Presiden RI Joko Widodo, seperti yang diceritakan oleh Agus Supriyanto, atau akrab dipanggil Romo Agus. Romo Agus, tak lain adalah paman Jokowi dari jalur ibu.
Kedekatan Jokowi dengan Romo Agus yang berbeda usia tidak terlalu jauh menjadi catatan nostalgia di masa kanak-kanak mereka. Jokowi dan Romo Agus gemar bermain bersama di kebun, ladang, dan pinggir hutan, salah satunya untuk mengumpulkan belalang. Kotak korek api bekas selalu mereka bawa sebagai tempat menyimpanan belalang yang berhasil didapat.
Bagi anak-anak pedesaan, belalang termasuk jenis hewan yang seringkali dikonsumsi dengan cara dibakar. Kandungan nutrisi dan protein yang tinggi dari belalang adalah tambahan gizi anak-anak desa. Begitulah mereka mendekatkan diri pada kebaikan alam. Musim belalang tiba adalah saatnya anak-anak berburu gizi dengan cara mereka.
Baca juga : Timnas Amin Ingatkan Jokowi Sumpahnya Menjadi Presiden untuk Adil
Kisah masa kecil Jokowi ini diceritakan Romo Agus kepada pelukis Wito. Wito kemudian mengekspresikannya dalam bentuk lukisan. Mengabadikan kenangan Jokowi dan belalang dalam bentuk lukisan, menjadi pesan tersirat dari Romo Agus kepada Wito.
"Romo Agus kalau sedang menceritakan Pak Jokowi detil meski tidak runut. Pembawaan Pak Jokowi dari kecil hingga sekarang jadi Presiden tidak pernah berubah," ungkap Wito menceritakan apa yang dikisahkan Romo Agus kepadanya.
Tuhan berkehendak lain. Romo Agus dipanggil Sang Maha Kuasa pada November 2019 ketika lukisan tersebut sedang dalam proses penyelesaian. Romo Agus yang secara tersirat ingin memberikan lukisan tersebut kepada Jokowi tidak sempat menyaksikan hasil akhir lukisan karya Wito. Romo Agus adalah saksi perjalanan hidup Jokowi di masa kanak kanak sekaligus mentor bisnis hingga sukses menjadi pengusaha mebel sekaligus berkarier di dunia politik.
Sebelumnya, Romo Agus sempat menitipkan pesan filosofi kepada Jokowi. "Lamun siro sekti ojo mateni. (Meskipun kita hebat berkuasa, tapi jangan sekali-kali menjatuhkan). Lamun siro banter, ojo dhisiki. (Meskipun kita lebih cepat tapi jangan mendahului). Lamun siro pinter ojo minteri. (Meskipun kita pandai, jangan menggurui)," ungkap Romo Agus memberi pesan filosofi hidup kepada Jokowi. (Yan)
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
POLEMIK ijazah Jokowi yang terus berlarut dinilai tidak lagi menyentuh kepentingan publik dan cenderung bergeser menjadi isu politik yang diproduksi berulang.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Profil lengkap Jenderal Gatot Nurmantyo. Simak rekam jejak karier Panglima TNI ke-16, pemikiran Proxy War, hingga peran di gerakan KAMI.
Relawan Jokowi mengklaim Presiden Jokowi telah memaafkan Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis. Polisi diminta mempertimbangkan pencabutan status tersangka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved