Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERADANGAN otak, atau ensefalitis, dapat diminimalkan dengan pola makan yang tepat. Beberapa makanan memiliki kandungan nutrisi yang membantu melindungi dan meningkatkan kesehatan otak. Berikut adalah rangkaian makanan yang dapat membantu mencegah peradangan otak:
Ikan Berlemak: Seperti salmon, tuna, kembung, dan sarden, kaya akan asam lemak omega-3 yang membantu membangun membran sel otak dan mencegah peradangan.
Alpukat: Mengandung lemak tak jenuh tunggal, vitamin C, A, E, dan B-kompleks yang menjadikannya makanan anti-inflamasi yang kuat.
Baca juga : Jaga Makanan Anak dengan Nutrisi dan Kebersihan
Cokelat Hitam: Mengandung kakao dengan antioksidan flavonoid yang penting untuk kesehatan otak dan mencegah peradangan.
Brokoli: Sumber serat makanan rendah kalori dan kaya antioksidan yang melindungi otak dari kerusakan.
Teh Hijau: Mengandung antioksidan epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang mengurangi produksi sitokin pro-inflamasi dan meningkatkan daya ingat.
Baca juga : 5 Manfaat Stroberi untuk Program Hamil
Almond: Sumber lemak tak jenuh tunggal, vitamin E, magnesium, dan protein nabati yang melindungi membran sel otak.
Minyak Zaitun: Mengandung oleocanthal, antioksidan dengan efek anti-inflamasi, serta berhubungan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan kanker otak.
Jeruk: Kaya vitamin C yang melindungi otak dari peradangan dan penyakit Alzheimer.
Baca juga : 8 Makanan dan Minuman yang Perlu Dihindari Ibu Hamil
Telur: Mengandung vitamin B6, B12, folat, dan kolin yang mendukung kesehatan otak.
Kunyit: Mengandung curcumin, antioksidan kuat yang memiliki sifat anti-inflamasi dan mendukung pertumbuhan sel-sel otak.
Kacang Kenari: Kandungan lemak omega-3, polifenol, dan vitamin E membantu mengurangi kerusakan oksidatif dan peradangan di otak.
Kedelai: Kaya polifenol, kelompok antioksidan yang mencegah peradangan dan infeksi pada otak.
Dengan mengintegrasikan makanan-makanan ini dalam pola makan sehari-hari, Anda dapat membantu mencegah peradangan otak dan mendukung kesehatan otak secara keseluruhan.
Penelitian terbaru mengungkap konsumsi garam berlebihan memicu peradangan otak yang meningkatkan risiko hipertensi.
Studi terbaru mengungkap pola makan tinggi lemak jenuh dapat menyebabkan gangguan memori dan peradangan otak pada lansia hanya dalam tiga hari.
Penelitian terbaru mengungkap bahaya lonjakan gula darah setelah makan terhadap kesehatan otak. Risiko Alzheimer meningkat drastis tanpa terlihat melalui kerusakan fisik otak.
Penelitian terbaru selama 25 tahun menemukan kaitan antara konsumsi keju tinggi lemak dengan penurunan risiko demensia. Simak fakta menariknya di sini.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ikan secara rutin berkaitan dengan kesehatan otak yang lebih baik.
Alih-alih bekerja lebih efektif, multitasking dapat membuat kinerja otak menurun dan memicu berbagai masalah kesehatan fisik maupun mental.
Studi Stanford yang menganalisis data kesehatan di Wales menemukan lansia penerima vaksin shingles memiliki risiko demensia 20% lebih rendah.
Demensia masih menjadi persoalan kesehatan global dengan jumlah kasus yang terus bertambah setiap tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved