Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA memasuki musim kemarau, kondisi ini memicu kekhawatiran peningkatan frekuensi gigatan nyamuk yang berujung peningkatan kasus demam berdarah dangue (DBD).
Menanggapi hal tersebut, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan dr Imran Pambudi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi penyebaran penyakit DBD saat musim kemarau.
"Kita dapat penelitian, nyamuk itu menggigit 5 hari sekali waktu suhunya 25 derajat Celcius. Namun, kalau suhunya 20 derajat Celcius, nyamuk akan menggigit 2 hari sekali,” kata Imran dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/6).
Baca juga : Kemenkes Didesak Gencarkan Program Pencegahan DBD
Lebih lanjut, Kemenkes mencatat jumlah kasus DBD mengalami penurunan sekitar 35% sejak 2023 hingga awal tahun 2024. Pada minggu ke-22 tahun 2024, jumlah kasus DBD kembali meningkat hingga mencapai 119.709 kasus. Jumlah tersebut melebihi total kasus DBD pada 2023 yang berjumlah 114.720 kasus.
Meskipun kasus demam berdarah meningkat, kematian terkait demam berdarah menurun. Kematian akibat demam berdarah diprakirakan mencapai 894 kasus pada 2023 dan 777 kasus pada minggu ke-22 tahun 2024.
Selain itu, pada 2024, terdapat lima kabupaten atau kota dengan jumlah kasus DBD tertinggi, yaitu Bandung, Tangerang, Depok, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Sedangkan tingkat kasus kematian DBD terbanyak pada 2024 terjadi di Bandung, Subang, Kendal, Klaten dan Jepara.
Dalam situs resminya, Kemenkes memberikan beberapa tips yang dapat dilakukan untuk terhindar dari infeksi virus dengue yang diakibatkan oleh nyamuk Aedes aegypti, diantaranya:
(Z-3)
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Sepanjang Januari 2026, setidaknya ditemukan 20 orang di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) terserang demam berdarah dengue (DBD).
SEBANYAK 2 orang meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Cirebon sepanjang 2025 lalu. Sepanjang 2025 lalu ada 1.169 kasus DBD di Kabupaten Cirebon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved