Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PIJAT oksitosin adalah sebuah teknik relaksasi yang dilakukan dengan memijat bagian punggung ibu yang baru saja melahirkan dan juga sedang menyusui. Pentingnya pijatan ini tidak hanya terletak pada manfaat fisiknya, tapi juga pada ikatan emosional yang dibangun antara ibu dan bayi.
Biasanya, pijatan dilakukan bersama pasangan karena membutuhkan bantuan. Pijat oksitosin bertujuan untuk merangsang produksi hormon oksitosin yang penting dalam proses produksi ASI. Hormon ini diproduksi di hipotalamus, bagian otak, dan merespons sentuhan.
Menurut Ony Christy (Bidan Ony), seorang bidan yang ditemui saat acara Dukung Ibu dengan Berbagi Kepedulian bersama Philips AVENT pada Sabtu (01/6), persiapan alat dan lingkungan yang nyaman sangat penting dalam melakukan pijatan ini. Beberapa alat yang diperlukan termasuk :
1. Handuk
2. Minyak kelapa
3. Baby oil atau lotion
4. Serta kursi sandaran atau tempat yang nyaman.
Baca juga : 7 Jenis Kacang-kacangan Pelancar ASI, Bisa Bikin Cerdas Juga Loh!
Selain itu, suhu ruangan juga perlu diperhatikan agar ibu merasa nyaman selama proses pemijatan.
Selain manfaat fisiknya, pijat oksitosin juga memberikan manfaat emosional yang besar. Adapun tanda-tanda pelepasan hormon oksitosin, seperti sensasi kesemutan pada area payudara, kram di rahim saat menyusui, dan perasaan bahagia serta rileks setelah menyusui.
Manfaat dari pijat oksitosin antara lain:
Baca juga : Kadar Kolesterol Tinggi dalam ASI Berfungsi Melindungi Bayi
1. Meningkatkan Produksi ASI
Pijat oksitosin membantu meningkatkan produksi ASI dengan merangsang produksi hormon oksitosin dan prolaktin.
2. Melancarkan ASI Melalui Let Down Reflex
Pijat oksitosin juga membantu meningkatkan let-down reflex, sehingga pengeluaran ASI menjadi lebih lancar.
3. Membuat Tubuh Rileks
Melakukan pijat oksitosin secara rutin juga dapat memengaruhi sistem saraf perifer, mengurangi nyeri, serta melancarkan aliran darah ke seluruh jaringan tubuh.
Baca juga : Perhatikan, Ini Cara Tepat Menyimpan ASI
Langkah-langkah melakukan pijat oksitosin adalah sebagai berikut:
1. Sandarkan Tubuh
Sandarkan bagian depan tubuh hingga punggung dalam posisi siap dipijat, dengan menggunakan bantal untuk kenyamanan tambahan.
2. Mulai Pijatan
Minta pasangan untuk memijat bagian tulang belakang dengan gerakan lembut dari leher hingga tulang ekor.
3. Gunakan Teknik Pijatan
Gunakan dua kepalan tangan dengan ibu jari menunjuk ke depan untuk memijat dengan gerakan memutar ke bawah, selama 3-5 menit atau hingga ibu merasa nyaman dan rileks.
Pijat oksitosin menjadi cara yang efektif untuk merawat kesehatan dan kebahagiaan ibu dan bayi pasca-persalinan. Meskipun demikian, perlu diingat untuk tidak memberikan tekanan yang terlalu keras dan melakukan pijatan hanya setelah melahirkan. (P-5)
Penelitian terbaru mengungkap hormon oksitosin atau love hormone menjadi rahasia kedekatan manusia dan kucing.
Cinta bukan hanya soal perasaan, tapi juga ilmiah. Pelajari efek hormon ini saat jatuh cinta dan patah hati.
Ikatan emosional antara ibu dan bayi sudah mulai terbentuk sejak bayi berada dalam kandungan. Proses ini semakin kuat ketika ibu pertama kali memeluk dan menggendong setelah persalinan
Salah satu cara untuk mendukung proses menyusui adalah dengan melakukan pijat oksitosin. Pijat ini berfokus pada stimulasi hormon oksitosin yang berperan penting dalam proses menyusui.
Mengalami kesulitan dalam produksi ASI adalah hal yang umum dialami oleh banyak ibu menyusui. Untuk mengatasi masalah ini, pemilihan makanan yang tepat dapat menjadi solusi.
Jika seorang ibu menyusui merasa mampu dan kondisi kesehatan diri serta bayinya tetap terjaga, ia tetap diperbolehkan berpuasa.
Waktu yang sering terasa optimal untuk memompa ASI adalah setelah sahur, siang hari, menjelang berbuka, dan malam hari sebelum tidur
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Untuk mencegah penurunan volume ASI akibat dehidrasi, ibu menyusui diingatkan untuk memenuhi target konsumsi cairan sebesar 2,5 hingga 3 liter.
Simak strategi memompa ASI saat puasa agar produksi tetap lancar. Jadwal optimal, teknik stimulasi oksitosin, hingga tanda ibu menyusui harus batal puasa.
Pendekatan menu berbasis pangan lokal juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus memberdayakan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved